Melawi  

Dari Melawi Menuju Singkawang, Peserta Terbaik Porsenijar Siap Berlaga di Tingkat Kalbar

Ketua PK PGRI Melawi, Yussenno, saat menyerahkan piala bergilir ke PC PGRI Kecamatan Nanga Pinoh yang meraih juara umum

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Pekan Olahraga Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Melawi 2026 resmi ditutup oleh Ketua Pengurus Kabupaten (PK) PGRI Melawi, Yussenno, di Graha PGRI Melawi, Jumat malam (23/10/2026).

Penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang diikuti sekitar 700 guru dari 11 kecamatan Pengurus Cabang (PC) PGRI di Kabupaten Melawi. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, seni, dan pembelajaran, Porsenijar juga menjadi momentum mempererat silaturahmi serta memperkuat solidaritas antar anggota PGRI.

Dalam sambutannya, Yussenno menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Porsenijar PGRI Melawi 2026. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh panitia serta dukungan berbagai pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi atas dukungan dan perhatian terhadap PGRI, khususnya dalam menunjang partisipasi organisasi guru tersebut pada berbagai agenda kegiatan.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Porsenijar tidak hanya diukur dari kelancaran kegiatan maupun perolehan medali, tetapi juga dari terbangunnya kebersamaan, sportivitas, dan semangat untuk terus meningkatkan kualitas diri sebagai tenaga pendidik.

Yussenno menegaskan, soliditas organisasi PGRI, mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, perlu terus dijaga agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Melawi.

“PGRI harus solid dan maju. Karena maju mundurnya pendidikan di Melawi ada di tangan bapak ibu guru. Teruslah menjadi teladan, menjadi penggerak, dan menjadi inspirasi bagi anak-anak kita,” pesan Yussenno, yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Melawi tersebut.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan Porsenijar tidak berhenti setelah kegiatan ditutup. Sebaliknya, nilai-nilai sportivitas, disiplin, kreativitas, dan kerja sama yang diperoleh selama perlombaan diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan pendidikan.

Dengan berakhirnya Porsenijar PGRI Melawi 2026, Yussenno kembali berharap semangat persatuan yang telah terbangun dapat terus diperkuat.

PGRI, menurutnya, harus tetap menjadi organisasi profesi yang solid dan berperan aktif dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan serta mencetak generasi penerus yang berkualitas di Kabupaten Melawi.

Lebih lanjut, Yussenno mengatakan PGRI Melawi selanjutnya akan mengikuti Porsenijar PGRI tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kota Singkawang pada 2–6 November 2026.
Peserta yang akan mewakili Kabupaten Melawi merupakan guru-guru yang terpilih melalui hasil seleksi pada Porsenijar tingkat kabupaten.

Berdasarkan rekapitulasi klasemen akhir gabungan dari tiga bidang perlombaan, PC PGRI Kecamatan Nanga Pinoh berhasil menempati peringkat pertama sekaligus meraih gelar juara umum Porsenijar PGRI Melawi 2026. Nanga Pinoh mengumpulkan total 17 medali, terdiri atas delapan emas, empat perak, dan lima perunggu.

Posisi kedua ditempati Kecamatan Belimbing dengan raihan 11 medali, masing-masing tiga emas, dua perak, dan enam perunggu. Sementara itu, Kecamatan Pinoh Selatan berada di peringkat ketiga dengan empat medali, terdiri atas tiga emas dan satu perak.

Adapun Kecamatan Tanah Pinoh menempati peringkat keempat dengan perolehan dua emas, satu perak, dan tujuh perunggu, atau total 10 medali.