Rakorda Bahas Arah PKS di Pilkada Melawi

oleh
Ketua DPW PKS Membuka Rakorda PKS di Melawi. Rakorda ini membahas rekomendasi PKS di Pilkada Melawi mendatang

MELAWINEWS.COM, Melawi – Siapa yang akan diusung PKS dalam Pilkada Melawi hingga kini masih menjadi tanda tanya. Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang digelar DPD PKS Melawi, Sabtu (8/2) ini menjadi salah satu bagian untuk menentukan rekomendasi di Pilkada Melawi.

Ketua DPW PKS Kalbar, Arif Joni Prasetyo usai membuka Rakorda DPD PKS Melawi mengatakan agenda utama dalam Rakorda tersebut adalah Pilkada. Ia meminta DPD PKS Melawi bisa mengerucutkan nama-nama yang telah mendaftar ke partai tersebut untuk direkomendasikan menjadi bupati dan wkail bupati.

“Karena sekarang mekanismenya masih diranah DPD. Jadi DPD membentuk Tim Pemenanganan Pilkada Daerah (TPPD). Ranah TPPD yang nantinya membahas dan mengerucutkan bakal calon yang akan diusung,” katanya.

Arif Joni melanjutkan, nantinya DPW membentuk TPPW yang akan menindaklanjuti usulan dari DPD dan menyampaikannya ke DPP.Karena itu, agenda utama di Rakorda untuk mengerucutkan nama-nama balon bupati maupun wakil bupati di Pilkada Melawi.

“Jadi nama yang disampaikan itu bersamaan analisis SWOD nya. Jadi nanti disampaikan, calon nomor satu, dua dan tiga. Dan mana yang akan direkomendasikan untuk dicalonkan. Jadi calon itu disampaikan minimal dua pasang untuk disampaikan ke DPP. Dari rekomendasi tersebut dengan pertimbangan elektabilitas serta kriteria yang telah dirumuskan akan ditindaklanjuti DPW,” katanya.

Hanya, papar Arif Joni, walaupun diusulkan lebih dari satu pasangan balon, biasanya rekomendasi nomor urut satu itulah yang akan diteruskan DPW dan itu yang biasanya di SK kan.

“Kita juga sangat mendorong kader (PKS) untuk maju di semua Pilkada. Tapi kita melihat konstelasi politik serta juga memperhatikan koalisi parpol. Kalau bisa maju ya maju. Kalau tidak yang kita mendukung,” katanya.

Dalam Rakorda ini, lanjut Arif Joni juga disampaikan pada DPD untuk memperkuat struktur hingga tingkat pengurus ranting serta merekrut kader. Hal ini menjadi program utama PKS pada 2020. Kader baru akan mengikuti training pendidikan politik dan orientasi partai dan kemudian baru dikukuhkan menjadi kader dan didudukan pada struktur di semua jenjang.

“Kemudian mengisi struktur PKS yang masih kosong di tiap tingkatan. Termasuk untuk mempersiapkan kader PKS di Pemilu Legislatif 2024 mendatang,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPD PKS Melawi, Aunurrahman mengungkapkan Rakorda PKS kali ini mengangkat tema Semakin kokoh melayani rakyat. Ia pun berharap siapapun yang diusung PKS dalam Pilkada Melawi bisa membuat PKS lebih kokoh dan kuat.

“Dan Para pemimpin terpilih harus melayani rakyat dengan segala macam konsekuensi aturan yang ada agar hasil nya dapat dinikmati rakyat,” harapnya.

Sekretaris TPPD PKS Melawi, Widya Rima mengungkapkan ada lima tokoh yang telah mendaftar ke DPD PKS Melawi. Tiga diantaranya mendaftar sebagai bakal calon bupati dan dua sebagai bakal calon wakil bupati.