Melawi  

Kolaborasi Guru, Pemerintah, dan Masyarakat Jadi Fokus TPN XIII Melawi 2026

Persiapan dan pematangan seluruh agenda acara serta gladi resik sebagai sesi simulasi akhir dan latihan menyeluruh yang dilakukan oleh panitia

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Melawi tahun 2026 mengangkat persoalan nyata yang dihadapi murid dan pendidik sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat.

Salah satu agenda utamanya adalah Bincang Pendidikan bertema Belajar dari Persoalan Nyata di Sekitar Murid, yang menyoroti pembelajaran pada masa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta peran warga desa dalam menjaga layanan pendidikan.

TPN XIII Melawi melibatkan kolaborasi berbagai komunitas dan mitra pendukung, termasuk Komunitas Guru Belajar Nusantara, Temu Pendidik Nusantara, serta sejumlah unsur pemerintah dan lembaga pendidikan.

Kegiatan ini juga menawarkan ruang bagi pendidik untuk memperluas jejaring, bertukar pengalaman, dan mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan murid.

Berbagai agenda juga disiapkan untuk mempertemukan pendidik, pemerintah, akademisi, komunitas, serta masyarakat dalam membangun kolaborasi demi kemajuan pendidikan.

Selain Bincang Pendidikan, TPN XIII Melawi menghadirkan sejumlah agenda lain yang dirancang untuk memperkuat kapasitas pendidik sekaligus memberikan ruang bagi murid untuk menunjukkan kreativitas dan potensinya.

Ketua Panitia, Bukhari, mengatakan, pada 19 Oktober, rangkaian kegiatan diawali dengan acara pembukaan pukul 08.00 WIB di Gedung Graha PGRI Melawi, termasuk seremoni dan penyerahan beasiswa murid.

Selain itu dilanjutkan agenda kegiatan Bincang Pendidikan. Forum ini menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur pemerintah daerah, organisasi pendidikan, akademisi, dan lembaga pendidikan. Diskusi tersebut dimoderatori Muhamad Firman, Ketua Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Melawi.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan Kelas Kompetensi pukul 13.00 WIB melalui sesi berbagi inspirasi bersama profesional. Agenda hari pertama kemudian ditutup dengan Kelas Pemimpin pukul 14.00 WIB, yang mengangkat inspirasi kepemimpinan untuk transformasi pendidikan.

Sementara itu, pada Selasa, 20 Oktober 2026, kegiatan dijadwalkan berlanjut dengan demonstrasi murid pukul 08.00 WIB melalui panggung kreasi dan potensi murid.

Selanjutnya, Kelas Pendidik berlangsung pukul 08.30 WIB dengan agenda berbagi praktik baik dan menginspirasi pembelajaran. Kegiatan diteruskan melalui sesi Cerdas Cermat Guru pukul 09.30 WIB untuk mengukur kompetensi dan mengenali potensi pendidik.

“Seluruh rangkaian dijadwalkan berakhir dengan penutupan dan refleksi pukul 11.30 WIB, sebagai ruang untuk memperkuat komitmen belajar bersama dan melanjutkan praktik baik di lingkungan pendidikan masing-masing,” ujar Bukhari, Minggu (18/10/2026).

Ia menambahkan, hari ini Minggu (18/10/2026) pihaknya juga telah melaksanakan persiapan dan pematangan seluruh agenda acara serta gladi resik sebagai sesi simulasi akhir dan latihan menyeluruh yang dilakukan oleh panitia.