MELAWINEWS.COM, SOKAN — Pemerintah Kecamatan Sokan, Kabupaten Melawi, mematangkan persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Melawi ke-X Tahun 2026 yang akan digelar di Desa Tekelak, Kecamatan Pinoh Utara, pada 6-9 November 2026.
Persiapan tersebut ditandai dengan rapat pembentukan kafilah MTQ Kecamatan Sokan yang digelar di Aula Kantor Camat Sokan, Kamis (8/10/2026). Rapat dihadiri Camat Sokan Budi Hartono, Ketua LPTQ Kecamatan Sokan Warnudin, KUA Sokan, Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat serta sejumlah unsur terkait.
Dalam rapat tersebut, M. Syarif ditetapkan sebagai Ketua Kafilah Kecamatan Sokan. Sementara jumlah kafilah beserta official yang dipersiapkan diperkirakan mencapai 50 orang. Seluruh peserta yang akan mewakili Kecamatan Sokan merupakan putra-putri terbaik yang telah dipersiapkan untuk mengikuti sejumlah cabang perlombaan MTQ.
Ketua LPTQ Kecamatan Sokan, Warnudin, mengatakan pihaknya telah mempersiapkan peserta untuk mengikuti berbagai cabang, di antaranya tilawah dewasa putra-putri, tilawah remaja putra, tartil usia emas putra-putri, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, tahfiz, serta tartil anak-anak putra-putri.
“Kafilah kita sudah siap mengikuti MTQ. Hanya saja, dukungan pendanaan masih sangat minim karena hibah dari Pemkab Melawi kepada LPTQ Kecamatan Sokan juga dinilai masih kecil,” ujar Warnudin usai rapat.
Menurutnya, keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam memaksimalkan persiapan dan kebutuhan kafilah sebelum maupun selama pelaksanaan MTQ. Karena itu, pihaknya berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pejabat dan tokoh yang berasal dari Kecamatan Sokan, dunia usaha maupun masyarakat.
Warnudin menyebut dukungan tersebut diharapkan dapat diberikan secara sukarela untuk membantu memenuhi kebutuhan kafilah sekaligus mendorong peningkatan prestasi Kecamatan Sokan pada MTQ tahun ini.
“Kami berharap dukungan dari pejabat yang berasal dari Sokan, baik Bupati Melawi, Ketua DPRD, anggota DPRD maupun pihak lainnya, termasuk para pengusaha. Dukungan ini penting untuk menunjang kesejahteraan kafilah dan prestasi yang ingin kita raih,” sebutnya.
Warnudin menegaskan, Kecamatan Sokan tidak ingin kembali berada di posisi yang sama seperti pelaksanaan MTQ sebelumnya. Selama ini, kata dia, kafilah Kecamatan Sokan lebih sering bertahan di posisi tiga besar. Karena itu, MTQ ke-X tahun 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan capaian tersebut dengan membidik gelar juara umum.
“Kafilah Kecamatan Sokan setiap pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten hanya meraih peringkat tiga. Tahun ini semoga berhasil meraih gelar juara umum MTQ tingkat Kabupaten Melawi,” harapnya.
Sementara itu, Camat Sokan Budi Hartono mengatakan persiapan MTQ tidak semata-mata bertujuan mencari peserta yang mampu meraih prestasi dalam perlombaan. Lebih dari itu, MTQ dinilai menjadi bagian penting dalam pembinaan generasi Qur’ani sekaligus membangun karakter generasi muda di Kecamatan Sokan.
“MTQ bukan hanya ajang perlombaan, tetapi momentum untuk membentuk karakter generasi muda yang cinta Al-Qur’an. Oleh sebab itu, seleksi dan pembinaan harus dilaksanakan dengan serius, objektif dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Budi berharap seluruh unsur yang terlibat dapat membangun kerja sama dan memberikan dukungan terhadap persiapan kafilah Sokan.
Menurutnya, kekompakan antara pemerintah kecamatan, LPTQ, KUA, tokoh agama, tokoh masyarakat, peserta, official dan seluruh pihak terkait menjadi salah satu faktor penting untuk menghasilkan kafilah terbaik.
“Dengan kerja sama dan dukungan seluruh pihak, kita berharap kafilah Kecamatan Sokan mampu memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik Kecamatan Sokan pada MTQ tingkat Kabupaten Melawi,” pungkasnya.












