MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Melawi, H. Muhammad Desi Asiska, resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum LPTQ Kabupaten Melawi periode 2026–2031.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Melawi Nomor 400/107 Tahun 2026 tentang Pembentukan Pengurus LPTQ Kabupaten Melawi periode 2026–2031.
Pada periode sebelumnya, jabatan Ketua LPTQ Kabupaten Melawi diemban oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Melawi, H. Muhammad Yamin.
Dalam surat keputusan tersebut, tercatat sebanyak 40 orang pengurus yang terdiri atas unsur pelindung atau penasihat, pembina, pengarah, sekretaris, bendahara, serta sejumlah bidang beserta anggotanya.
Struktur organisasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan kepengurusan yang kompeten, berintegritas, serta dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik. Selain itu, pengurus juga diharapkan mampu membangun komunikasi yang efektif antar anggota maupun dengan instansi terkait guna menjaga kerukunan dan solidaritas.
Ketua Umum LPTQ Kabupaten Melawi periode 2026–2031, H. Muhammad Desi Asiska, menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru akan segera menyusun program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang untuk lima tahun ke depan.
Ia mengatakan, selain fokus pada penyusunan program kerja, pihaknya juga akan mempersiapkan keikutsertaan kafilah Kabupaten Melawi pada MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang akan digelar di Kabupaten Kayong Utara.
Di samping itu, LPTQ juga akan mempersiapkan pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten Melawi Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Pinoh Utara.
Desi menekankan bahwa seluruh pengurus harus bergerak bersama dan memberikan kontribusi terbaik demi meningkatkan eksistensi LPTQ Kabupaten Melawi di berbagai tingkatan. Menurutnya, LPTQ tidak hanya menjadi wadah pengembangan tilawatil Qur’an, tetapi juga sarana syiar Islam serta pembinaan mental dan spiritual umat.
Ia juga menegaskan bahwa peran dan fungsi LPTQ tidak hanya terbatas pada penyelenggaraan MTQ, melainkan mencakup upaya pembinaan masyarakat serta pemberantasan buta aksara Al-Qur’an yang dilakukan secara berkelanjutan.
Karena itu, Desi berharap seluruh pengurus dapat menyusun program kerja secara matang serta melaksanakan pembinaan yang berkesinambungan. Pengurus juga diharapkan lebih aktif dalam merekrut dan membina kader-kader Qur’ani yang potensial.
“Maka berkenaan dengan itu, kepada seluruh Pengurus LPTQ Kabupaten Melawi agar lebih fokus dan meningkatkan lagi peran dan fungsi tersebut serta melaksanakannya dengan sungguh-sungguh, tetap solid, sejalan, dan searah,” ujar Desi, Jumat (22/5/2026).
Ia menjelaskan, menjadi pengurus LPTQ harus dilandasi keikhlasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Seluruh pengurus juga diminta menjaga kekompakan serta memperkuat sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan agar program-program LPTQ dapat berjalan maksimal, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Desi menambahkan bahwa kepengurusan baru tidak hanya melanjutkan program-program sebelumnya, tetapi juga harus mampu menghadirkan gagasan dan langkah-langkah konkret guna memajukan peran dan fungsi LPTQ secara lebih komprehensif.












