Melawi  

Kasus ISPA dan Diare Akut Tembus 892 Kasus dalam Lima Pekan, Ella Hilir dan Nanga Pinoh Tertinggi

Kasus ISPA dan diare akut di Kabupaten Melawi, kembali menunjukkan peningkatan pada pekan ke- 37 tahun 2026

MELAWINEWS.COM, MELAWI — Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan diare akut di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, kembali menunjukkan peningkatan pada pekan ke-37 tahun 2026.

Berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Melawi, tercatat 137 kasus ISPA dan 68 kasus diare akut selama minggu ke-37.

Angka tersebut meningkat dibandingkan minggu sebelumnya. Pada minggu ke-36, tercatat 97 kasus ISPA dan 53 kasus diare akut. Dengan demikian, terdapat kenaikan 40 kasus ISPA dan 15 kasus diare akut dalam satu pekan.

Data Dinkes Melawi juga menunjukkan, dalam periode minggu ke-33 hingga minggu ke-37, jumlah kasus ISPA mencapai 624 kasus, sedangkan diare akut sebanyak 268 kasus.

Peningkatan kasus pada minggu ke-37 menjadi gambaran penting bagi pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk terus memperkuat pemantauan, terutama terhadap penyakit yang berpotensi meningkat seiring kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Kepala Dinkes Melawi, Arif Santoso, menyampaikan untuk ISPA, kasus tertinggi selama periode tersebut tercatat di Puskesmas Nanga Pinoh dengan total 203 kasus, disusul Puskesmas Ella Hilir sebanyak 131 kasus dan Puskesmas Menukung sebanyak 75 kasus.

Sementara itu, kasus diare akut tertinggi tercatat di Puskesmas Ella Hilir sebanyak 62 kasus, Puskesmas Nanga Pinoh 42 kasus, serta Puskesmas Menukung 33 kasus.

“Pada minggu ke-37, distribusi kasus ISPA berdasarkan unit pelapor menunjukkan Puskesmas Ella Hilir menjadi penyumbang kasus terbanyak dengan 48 kasus, kemudian Puskesmas Nanga Pinoh 37 kasus dan Puskesmas Tiong Keranjik 12 kasus,” ujar Arif, Kamis (24/9/2026).

Selanjutnya, kata Arif, Puskesmas Pemuar dan Puskesmas Menukung masing-masing mencatat delapan kasus. Puskesmas Manding tujuh kasus, Puskesmas Kota Baru lima kasus, Puskesmas Ulak Muid dan Puskesmas Sokan masing-masing empat kasus, serta Puskesmas Sayan dan RSUD Melawi masing-masing dua kasus.

Sedangkan untuk diare akut, Puskesmas Ella Hilir mencatat kasus tertinggi sebanyak 17 kasus, disusul Puskesmas Nanga Pinoh 11 kasus dan RSUD Melawi delapan kasus.
RS Kasih Bunda Jaya dan Puskesmas Tiong Keranjik masing-masing mencatat enam kasus.

Kemudian Puskesmas Manding dan Puskesmas Menukung masing-masing lima kasus, sementara Puskesmas Ulak Muid empat kasus. Puskesmas Belimbing mencatat tiga kasus, Puskesmas Pemuar dan Puskesmas Menukung masing-masing dua kasus, sedangkan Puskesmas Kota Baru tidak mencatat kasus pada pekan tersebut.