Melawi  

Karhutla Mengancam, Relawan di Garis Depan Butuh Dukungan: PDI Perjuangan Melawi Turun Tangan

Bantuan diserahkan Ketua DPC PDI Perjuangan Melawi, Matius Rindau, didampingi jajaran pengurus partai dan Fraksi DPRD Melawi, di Markas BS-PBK Bhakti Mulia Nanga Pinoh

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH — Kepedulian terhadap petugas dan relawan yang berada di garis depan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Melawi terus berdatangan dari berbagai elemen masyarakat.

Salah satunya ditunjukkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Melawi dengan menyalurkan bantuan berupa air mineral, susu steril dan masker kepada Badan Sosial Pemadam Bahaya Kebakaran (BS-PBK) Bhakti Mulia Nanga Pinoh.

Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Melawi, Matius Rindau, didampingi jajaran pengurus partai dan Fraksi DPRD Melawi, di Markas BS-PBK Bhakti Mulia Nanga Pinoh, Jumat (4/9/2026).

Bantuan diterima oleh perwakilan BS-PBK, Akim. Logistik tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan personel dan relawan yang terus disiagakan dalam menghadapi ancaman Karhutla.

Matius Rindau mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan moral kepada para petugas pemadam dan relawan yang selama ini bekerja di lapangan.

Menurutnya, tugas pemadaman Karhutla bukan pekerjaan ringan. Para relawan harus menghadapi kondisi lapangan yang penuh tantangan, termasuk panas, asap dan risiko keselamatan ketika berupaya mencegah api meluas.

“DPC PDI Perjuangan Kabupaten Melawi memberikan apresiasi kepada seluruh relawan pemadam yang terus bekerja melakukan pencegahan maupun penanganan Karhutla,” ujar Rindau yang juga Wakil Ketua DPRD Melawi.

Ia menilai, penanganan Karhutla tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah maupun petugas pemadam. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat, dunia usaha, organisasi sosial, relawan serta seluruh elemen daerah untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

Karena itu, Rindau mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi rawan kebakaran. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menjadi sumber api dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.

“Kolaborasi pemerintah, relawan, masyarakat dan berbagai elemen menjadi salah satu kunci untuk menekan risiko serta dampak Karhutla di Kabupaten Melawi,” sebutnya.

Ia berharap dukungan terhadap petugas pemadam tidak berhenti pada bantuan logistik, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian masyarakat dalam mencegah munculnya titik api sejak dini.

Sementara itu, Akim mewakili BS-PBK Bhakti Mulia Nanga Pinoh menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada DPC PDI Perjuangan Melawi atas perhatian yang diberikan kepada para personel pemadam.

Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti bagi anggota yang tengah menjalankan tugas penanganan Karhutla di lapangan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Bantuan ini akan kami salurkan kepada seluruh anggota BS-PBK,” ujar Akim.

Ia berharap kepedulian dari berbagai pihak dapat terus terjalin sehingga para relawan memiliki dukungan yang cukup dalam menjalankan tugas kemanusiaan, khususnya selama kondisi Karhutla masih menjadi ancaman di Kabupaten Melawi.

Exit mobile version