Melawi  

Bupati Dadi Sunarya Lepas Kafilah MTQ Melawi, Siapkan Langkah Menuju Tuan Rumah 2028

Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yusra, secara resmi melepas Kafilah Kabupaten Melawi yang akan berlaga pada MTQ ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Kabupaten Kayong Utara

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yusra, secara resmi melepas Kafilah Kabupaten Melawi yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Kabupaten Kayong Utara. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Pendopo Bupati Melawi, Jumat (31/7).

Dalam sambutannya, Bupati Dadi Sunarya menargetkan kafilah Kabupaten Melawi mampu menembus peringkat 10 besar pada MTQ tahun ini. Target tersebut menjadi peningkatan signifikan setelah pada penyelenggaraan sebelumnya di Kabupaten Kapuas Hulu, Melawi berada di peringkat ke-14.

“Tahun ini target kita 10 besar. Maksudnya berada di antara peringkat lima hingga sepuluh. Itulah target yang saya tekankan kepada LPTQ dan seluruh peserta,” tegas Dadi.

Menurutnya, persiapan yang dilakukan tahun ini tidak hanya bertujuan mengejar prestasi di MTQ ke-34, tetapi juga menjadi bagian dari langkah strategis menyongsong Kabupaten Melawi sebagai tuan rumah MTQ ke-36 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2028.

“Kita memang mempersiapkan segala sesuatunya secara maksimal sebagai bekal menjadi tuan rumah pada 2028. Urutannya, MTQ ke-34 di Kayong Utara, ke-35 di Kota Pontianak, dan ke-36 di Melawi. Karena itu, persiapan peserta maupun penyelenggaraan harus dilakukan sebaik mungkin,” jelasnya.

Bupati juga mengungkapkan bahwa Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Melawi telah diberangkatkan lebih awal ke Kayong Utara untuk memastikan kesiapan akomodasi, stan pameran, serta armada transportasi bagi seluruh kafilah.

Untuk memberikan semangat kepada para peserta, jajaran pimpinan daerah turut hadir mengantar keberangkatan kafilah.

“Hari ini yang ikut lengkap, ada Wakil Bupati, Ketua DPRD, dan sejumlah kepala OPD. Saya berharap kehadiran kami menjadi motivasi dan penyemangat bagi seluruh peserta untuk memberikan penampilan terbaik,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kondisi fisik selama mengikuti perlombaan mengingat kondisi cuaca yang kurang menentu. “Jaga kesehatan, itu yang paling penting karena kondisi cuaca saat ini,” pesannya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi yang diraih peserta, Pemkab Melawi menyiapkan bonus bagi para pemenang. Peraih Juara I cabang Tilawah akan menerima bonus mulai dari Rp20 juta, sedangkan Juara I cabang lainnya sebesar Rp15 juta. Selain itu, terdapat bonus tambahan sebesar Rp2 juta dari Ketua Kafilah. Sementara Juara II akan memperoleh Rp10 juta, Juara III sebesar Rp7,5 juta, dan Juara Harapan I, II, serta III masing-masing menerima Rp3 juta.

Sementara itu, Ketua Kafilah Kabupaten Melawi, Yussenno, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Melawi yang terus memberikan dukungan kepada LPTQ. Ia optimistis target menembus 10 besar dapat diwujudkan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati atas dukungan yang terus diberikan kepada LPTQ. Kami berharap Kabupaten Melawi semakin dikenal sebagai lumbung qari dan qariah yang mampu berprestasi hingga tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Yussenno menambahkan, selain mengirimkan peserta lomba, Pemkab Melawi juga berkomitmen menampilkan potensi daerah melalui Stand Pameran dan Mobil Hias selama pelaksanaan MTQ.

Adapun cabang lomba yang diikuti meliputi Fahmil Al-Qur’an Putra dan Putri, Syarhil Al-Qur’an Putra dan Putri, Hifzil Qur’an, serta Tilawah. Sebanyak 65 orang diberangkatkan dalam ajang tersebut, terdiri atas 35 peserta dan 30 orang official serta panitia pendamping.