MELAWINEWS.COM, MELAWI – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) untuk memilih kepengurusan baru periode 2025–2030. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ballroom Hotel Rajawali, Kota Nanga Pinoh, Sabtu (14/2/2026).
Acara dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Melawi, Jhon Welly. Turut hadir Ketua IPSI Melawi periode 2021–2025, IIf Usfayadi, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Kaderisasi Pengurus IPSI Kalimantan Barat, Guntur, Ketua KONI Melawi Abang Baharuddin, jajaran pengurus IPSI tingkat kabupaten dan kecamatan, serta perwakilan berbagai perguruan silat se-Kabupaten Melawi.
Dalam sambutannya, Ketua IPSI Melawi periode 2021–2025, IIf Usfayadi, menyampaikan bahwa agenda utama Muskab adalah memilih ketua dan menyusun kepengurusan IPSI Kabupaten Melawi untuk masa bakti mendatang.
Selain itu, forum ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi program kerja periode sebelumnya, merumuskan program kerja baru, serta memperkuat sinergi antarperguruan silat di daerah.
Ia menegaskan bahwa Muskab merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan organisasi IPSI di tingkat lokal, yang tidak hanya berperan dalam pelestarian budaya pencak silat, tetapi juga dalam peningkatan prestasi atlet serta pembenahan tata kelola organisasi.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Kaderisasi Pengurus IPSI Kalimantan Barat, Guntur, berharap Muskab ini dapat menjadi ajang evaluasi sekaligus mempererat silaturahmi antar anggota.
Ia juga menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru yang terpilih nantinya mampu membawa IPSI Melawi semakin maju dan berprestasi, khususnya dalam pembinaan generasi muda, termasuk kalangan pelajar.
Plt Kepala Dispora Melawi, Jhon Welly, menyatakan bahwa cabang olahraga pencak silat merupakan salah satu kebanggaan daerah karena telah menorehkan berbagai prestasi pada sejumlah ajang kompetisi.
Ia berharap melalui Muskab ini, IPSI Melawi dapat terus meningkatkan capaian prestasi sekaligus memperkuat kebersamaan antarperguruan.
Lebih lanjut, ia mendorong agar pengembangan pencak silat ke depan tidak hanya menyasar kalangan pelajar atau sekolah, tetapi juga masyarakat umum.
Terkait ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun ini, ia optimistis IPSI Melawi mampu kembali meraih prestasi dan membawa pulang medali, sebagaimana capaian pada penyelenggaraan sebelumnya.
Ia juga menyinggung bahwa pada ajang Popda tahun ini, cabang olahraga pencak silat tidak dipertandingkan.
Di tempat yang sama, Ketua KONI Melawi, Abang Baharuddin, menekankan agar pelaksanaan Muskab berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi sehingga prosesnya berlangsung tertib dan sesuai ketentuan.
Ia menegaskan bahwa pemilihan Ketua IPSI Melawi sepenuhnya diserahkan kepada mekanisme Muskab.
Menurutnya, kemajuan organisasi cabang olahraga tidak hanya ditentukan oleh aspek formalitas, tetapi juga oleh dedikasi, loyalitas, dan komitmen pengurus terhadap organisasi.
Menjelang Porprov 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang, ia berharap IPSI Melawi segera melakukan pembenahan dan persiapan maksimal guna menyiapkan atlet-atlet terbaik.
“Dengan persiapan yang matang, diharapkan IPSI Melawi mampu kembali meraih medali dan mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi pada ajang tersebut,” pungkasnya.
