MELAWINEWS.COM – Temu Pendidik Nusantara (TPN) XII Melawi bakal digelar pada 11-12 Agustus mendatang di Graha PGRI Nanga Pinoh. Agenda tahunan yang diinisiasi Guru Belajar Foundation dan Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Melawi ini bakal mengangkat tema Iklim Pendidikan dan Pendidikan Iklim.
Ketua Panitia TPN XII Melawi, Mega Yesi Okta Fihana menjelaskan tema TPN yang menyoroti dua isu penting: urgensi mengubah iklim pendidikan menjadi lebih sehat, serta peran pendidikan dalam menjawab krisis iklim. Tema ini diangkat dengan kesadaran bahwa perubahan iklim adalah tanggung jawab bersama, dan pendidikan adalah jembatan utama untuk menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan lingkungan.
“Ekosistem pendidikan perlu bergerak menuju pembelajaran yang kontekstual dan mendorong gaya hidup restoratif,” ujarnya.
Mega melanjutkan, pendidikan harus mampu membentuk iklim yang nyaman bagi semua pihak agar dapat bersikap kritis, kreatif, dan solutif dalam menghadapi persoalan lingkungan.
Dia juga menyampaikan TPN XII meliputi kelas pendidik, kelas penggerak, talkshow pendidikan, cerdas cermat guru dan murid, pameran karya murid, serta pasar solusi pendidikan. Setiap kegiatan dirancang untuk mendorong interaksi, mengasah kompetensi, dan memperluas wawasan pendidik serta peserta didik.
“Tema “Iklim Pendidikan dan Pendidikan Iklim” dipilih bukan hanya untuk mengajak guru memahami perubahan iklim secara ilmiah, tetapi juga untuk mendorong terciptanya iklim belajar yang kondusif di sekolah. Lingkungan belajar yang sehat diyakini dapat memicu lahirnya ide-ide kreatif, solusi inovatif, serta sikap kolaboratif dalam menyelesaikan persoalan lokal maupun global,” paparnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Melawi, Yussenno, menyatakan dukungan penuhnya terhadap kegiatan ini.
“Kami akan mengeluarkan edaran kepada semua sekolah untuk mengikuti TPN XII. Kegiatan ini sudah menjadi bagian dari agenda program dinas pendidikan. Harapan kami, pelaksanaannya berjalan baik dan memberi manfaat besar bagi guru maupun murid,” ujarnya.
Selain dukungan pemerintah daerah, TPN XII juga mendapat perhatian dari Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Barat. Kepala BPMP, Iwan Kurniawan, menekankan pentingnya memastikan kegiatan ini berdampak nyata.
“Panen hasil karya idealnya menampilkan proses, bukan hanya produk akhir. Produk guru juga perlu ditonjolkan agar kemampuan profesional mereka semakin berkembang,” pesannya.












