Dikabarkan Hilang, Suriansyah Ditemukan Meninggal Dekat Jembatan Kebebu

oleh -1,212 views
Foto Almarhum Suriansyah semasa hidup

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Jasad Suriansyah (65) warga asal Sintang ditemukan oleh masyarakat di dalam semak-semak di ruas jalan Pinoh-Ella, Kabupaten Melawi, tak jauh dari Jembatan Desa Kebebu, Kecamatan Nanga Pinoh, Minggu (24/7) pagi. Sebelumnya, Suriansyah dilaporkan hilang oleh keluarga sejak Rabu (20/7) lalu.

Jasad Suriansyah ditemukan dalam kondisi telah membusuk. Diduga ia meninggal sejak beberapa hari lalu. Tak jauh dari penemuan jasadnya, juga didapati kendaraan sepeda motor yang ia pakai sehari-hari.

Kapolsek Nanga Pinoh, Iptu Bhakti Juni Ardi dikonfirmasi melawinews.com, Minggu (24/7) membenarkan penemuan mayat di wilayah Desa Kebebu ini. Hasil pengecekan, korban adalah pria yang memang dilaporkan hilang sejak Rabu lalu.

“Yang menemukan juga masih keluarga korban atas nama Tomi. Yang bersangkutan kebetulan pulang dari Ella Hilir dan pas lewat sebelum Jembatan Kebebu mencium bau bangkai,” paparnya.

Bhakti melanjutkan, karena curiga, Tomi kemudian mencari sumber bau. Dan akhirnya ditemukan korban sekitar 1,5 meter dari pinggir jalan beserta sepeda motornya.

“Tidak ada barang yang hilang. Motornya juga tidak rusak,” katanya.

Jasad Suriansyah sendiri ditemukan sekitar pukul 10.05 WIB. Usai laporan penemuan sampai ke polisi, petugas kepolisian kemudian mendatangi TKP dan mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

“Keterangan dokter yang melakukan visum, tidak ada tanda-tanda kekerasan. Hanya memang badan korban sudah mulai mengalami pembusukan karena sudah lama meninggalnya,” jelasnya.

Polisi, lanjut Bhakti juga masih menyelidiki penyebab kematian korban. Dugaan sementara, korban mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal.

Sebelumnya, Suriansyah dilaporkan hilang sejak Rabu pekan lalu. Ia disebutkan ijin dengan anak meninggalkan camp PT Berantas di Desa Nanga Kalan, Kecamatan Ella Hilir, untuk kembali ke Sintang pada Selasa (19/7).

Pada Rabu disebutkan korban bertemu dengan Konsultan PT Berantas di Camp. Namun setelah itu, korban tidak diketahui keberadaannya dan tidak dapat dihubungi.