Demo di Kantor Bupati, Masyarakat Tuntut Cabut Ijin PT Rafi

oleh -247 views

MELAWINEWS.COM, Melawi – Masyarakat dari berbagai desa dan kecamatan mendatangi kantor bupati Melawi, Rabu (22/1) siang. Masyarakat mengadukan perusahaan perkebunan PT Rafi Kamajaya Abadi (RKA) yang dinilai menelantarkan lahan hingga menyerobot lahan masyarakat dalam HGU perusahaan.

Aksi demo masyarakat inipun disambut langsung Bupati Melawi, Dadi Sunarya bersama Wabup Kluisen serta Wakil Ketua DPRD Melawi, Hendegi Januardi serta Ketua Komisi 3, Heri Iskandar. Para pendemo sempat melakukan orasi dengan pengawalan aparat keamanan.

Perwakilan pendemo, Jakir Setiawan di depan Bupati dan DPRD Melawi mengungkapkan lahan kebun PT RKA terkesan terlantar, akibat tak diurus perushaaan. Sementara masyarakat telah menyerahkan lahan tersebut sejak perusahaan masuk.

“Sudah banyak warga menyerahkan lahan, tapi justru ditelantarkan. Lima tahun harusnya kalau tak dikelola dikembalikan masyarakat,” katanya.

Jakir kehadiran perusahaan tak memberikan dampak bagi masyarakat. Apalagi saat ini banyak lahan masyarakat justru masuk dalam HGU PT RKA

“Kami ingin lahan kami dikembalikan ke kami. Agar bisa dikelola masyarakat. Cabut ijin perusahaan,” ucapnya didepan Bupati dan Wakil Bupati Melawi.

Wabup Melawi, Kluisen menanggapi aksi demo menyatakan Pemda nanti akan memanggil PT RKA. Ia meminta agar masyarakat memberikan waktu untuk menyelesaikan masalah ini. Pemda juga meminta agar jajaran direksi yang hadir dari PT Rafi merupakan pimpinan yang bisa memberikan keputusan, bukan sebatas staf.

“Kami akan didepan masyarakat untuk memperjuangkan hak hak masyarakat tentu sesuai dengan aturan yang berlaku,” ucapnya.

Aksi demo masyarakat ini sendiri dikawal 133 personel Polres Melawi yang dibantu oleh TNI dan Sat Pol PP.

Kapolres Melawi, AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K. yang memimpin langsung pengamanan tersebut menjelaskan kegiatan pengamanan unjuk rasa tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya yang dilindungi oleh undang-undang.

Untuk itu, dalam pengamanan tersebut, Kapolres Melawi menegaskan kepada personelnya agar mengedepankan sikap humanis pada saat melaksanakan pengamanan.

“Tadi sudah disampaikan saat apel persiapan agar anggota yang bertugas memberikan pelayanan yang terbaik kepada suadara-saudara kita yang menyampaikan aspirasi. Hindari tindakan-tindakan yang sifatnya represif,” jelas Kapolres Melawi saat ditemui usai pengamanan tersebut.