PGRI Minta Tunjangan Kepsek Naik

oleh -184 views
Bupati memotong tumpeng saat peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional di Pendopo, Rabu (1/12)

MELAWINEWS.COM, Melawi – Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 76 di Melawi menjadi ajang menyampaikan aspirasi, utamanya terkait dengan kesejahteraan guru. Salah satunya terkait soal tunjangan kepala sekolah yang masih minim.

Hal tersebut disampaikan Ketua PGRI Provinsi Kalbar, Samion AR di Pendopo Bupati Melawi, Rabu (1/12). Peringatan HUT PGRI di Melawi dihadiri Bupati Melawi, Dadi Sunarya serta Wakil Bupati, Kluisen.

‘Tunjangan kepsek hanya 150 ribu an per bulan juga harus menjadi perhatian pemerintah daerah. Padahal beban kepala sekolah luar biasa berat. Perlu ada kajian mendalam,” harapnya.

PGRI, lanjut Samion berperan memperjuangkan nasib guru baik ASN maupun non ASN. Pemerintah diharapkan memperbanyak program pelatihan kompetensi guru. Pemkab juga diminta memperbaiki penyaluran tunjangan profesi guru dan tunjangan khusus agar tepat waktu.

“PGRI juga terus memperjuangkan pemberian tambahan penghasilan atau kespeg, kalau sudah ada dipertahankan. Jangan sampai guru hanya menjadi pendengar adanya tambahan penghasilan,” katanya.

Samion turut mengapresiasi para guru honorer yang mengisi kekosongan guru. Para honorer ini ikut menjamin keberlangsungan proses belajar mengajar mengingat banyak sekolah kekurangan guru ASN.

“Pemkab harus memberikan pelatihan khusus bagi guru non ASN dan termasuk gaji kalau bisa besarannya minimal UMR,” katanya.

Bupati Melawi, Dadi Sunarya menanggapi usulan PGRI mengatakan Pemerintah pada dasarnya telah memperhatikan kesejahteraan para guru. Apalagi saat ini selain gaji, guru juga mendapatkan tunjangan profesi atau sertifikasi, tunjangan khusus bahkan tunjangan terpencil.

“Kita juga akan pikirkan apa reward nanti bagi guru yang mau ditempatkan di pedalaman. Perhatian Pemkab juga diberikan pada rumah guru yang tidak layak huni, kita bangun,” ujarnya di depan guru dan pengurus PGRI.

Sementara, soal tunjangan kepala sekolah, Dadi mengatakan penetapan besaran tunjangan sudah diatur oleh pusat. Ia pun mengajak PGRI untuk berjuang bersama-sama ke pemerintah pusat bila ingin meningkatkan tunjangan kepsek tersebut.