Nekat Lewati Jembatan Gantung Rusak, Nenek 61 Tahun di Desa Madong Raya Jatuh ke Sungai Belum Ditemukan

oleh -655 views
Aparat keamanan dari Polsek Kotabaru saat memantau kondisi jembatan gantung di Desa Madong Raya yang mengalami kerusakan sudah tak layak digunakan sebagai alat penyeberangan warga

MELAWINEWS.COM, TANAH PINOH – Dua warga Desa Madong Raya, Kecamatan Tanah Pinoh, Kabupaten Melawi, jatuh ke sungai terseret arus Sungai Pinoh ketika melintasi jembatan gantung rusak di desanya, Sabtu (19/6) sekira pukul 20.12 WIB.

Satu korban, Amispon (61) berjenis kelamin perempuan belum berhasil ditemukan hingga Minggu (20/6) siang, kendati warga desa dan aparat keamanan setempat telah melakukan pencarian sejak Sabtu malam. Sedangkan satu warga lainnya, Ferel Yahya (4) yang merupakan cucu dari Amispon selamat dalam peristiwa itu.

Menurut Paur Humas Polres Melawi, Bripka Arbain menuturkan kronologis peristiwa jatuhnya dua warga dari jembatan gantung yang terletak di Desa Madong Raya menghubungkan akses jalan kaki dan roda dua ke Desa Bata Luar, Desa Bukit Raya, Desa Durian Jaya, Desa Togan Baru dan Desa Ganjang itu, ketika Amispon saat menjemput Ferel Yahya melewati jembatan dengan berjalan kaki dari seberang sungai.

“Kondisi lantai jembatan yang rusak berlubang, di duga kedua warga ini terpeleset ke sungai saat menyeberangi jembatan, terlebih di malam hari yang tak ada penerangan disekitar jembatan gantung,” tutur Bripka Arbain, Minggu (20/6).

Lebih lanjut dijelaskan Arbain, saat peristiwa itu Ferel berhasil diselamatkan oleh motoris ponton penyeberangan PT ADAU.

“Hingga kini, pihak keamanan dan warga setempat masih tetap melakukan pencarian Amispon menyelusurui ke hilir Sungai Pinoh. Semoga korban secepatnya ditemukan,” ujarnya.

Informasi yang berhasil dihimpun dari masyarakat setempat, tambah Arbain, kondisi jembatan gantung ini sudah rusak dan tidak layak lagi digunakan sebagai akses penyeberangan. Namun, warga masih nekad melintasinya, lantaran tidak ada pilihan akses penyeberangan lainnya.