Ketua Koalisi ‘PANAH’ Ajak Semua Pihak Berpolitik Santun dan Beretika

oleh
Paslon nomor urut 1 Panji-Abang Ahmaddin dan Ketua Tim Koalisi Pemenangan Alexius menandatangani perjanjian deklarasi damai Pilkada Melawi 2020

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Ketua Tim Koalisi Pemenangan Panji-Abang Ahmaddin (PANAH), Alexsius, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mensukseskan jalannya Pilkada Melawi yang berlangsung pada Rabu, 9 Desember 2020 mendatang dengan partisipasi yang santun dan beretika. 

Terkhusus, Alexius mengimbau kepada seluruh tim dan masyarakat pendukung pasangan PANAH untuk berpolitik yang santun, tidak saling mencela dan saling menyikut atau jangan sampai menyinggung pribadi paslon lain.

“Berpolitiklah dengan santun, ciptakan Pilkada damai. Sikap santun sangat dijunjung tinggi,” kata Alexsius kepada media ini, usai mendampingi pasangan PANAH mengikuti acara Deklarasi Damai Pilkada Melawi, di Gedung Serba Guna Nanga Pinoh, Melawi, Sabtu (26/9).

Anggota DPRD Melawi itu berharap, agar momentum kampanye bisa menjadi ajang untuk adu gagasan. Bukan dijadikan untuk menghujat atau menjelek-jelekkan paslon.

Langkah itu dinilai tak hanya menciptakan Pilkada Melawi yang damai, aman dan sejuk melainkan kontestasi demokrasi di Melawi lebih bermartabat dan berkualitas.

“Kita sepakat, bahwa tahapan kampanye bisa menjadi momentum penting memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat,” ujar politisi NasDem itu.

Lebih lanjut diakatakan, kepada seluruh tim sukses, relawan, simpatisan, partai politik hingga para paslon yang akan bertarung mengikuti kontestasi Pilkada Melawi 2020 ini untuk berkompetisi dengan sehat, saling adu visi dan misi, saling adu ide argumentasi dan adu gagasan dengan cara yang santun dan beretika.

“Melalui momentum deklarasi damai ini, saya harapkan bukan hanya seremonial saja, namun jadikan ajang menyamakan persepsi dan komitmen, sehingga penyelenggaraan pesta demokrasi Pilkada ini menjadi ajang politik yang berintegritas dan bermartabat, bebas dari kampanye hitam, bebas intimidasi, politik sara dan juga berita bohong,” pungkas Alexsius.