Pemkab Melawi Tetapkan 2 Kecamatan jadi Rembuk Lokus Stunting

oleh
Kegiatan rembuk stunting dalam rangka koordinasi intervensi dan penurunan stunting di Kabupaten Melawi

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Bupati Melawi, Panji, membuka kegiatan rembuk stunting dalam rangka koordinasi intervensi dan penurunan stunting di Kabupaten Melawi, Senin (13/07), di aula Kantor Bupati Melawi.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, bahwa sektor kesehatan harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam setiap proses pembangunan bangsa dan daerah.

Permasalahan stunting merupakan masalah dalam sektor kesehatan yang harus segera ditangani, karena saat ini berdasarkan Hasil Riset Kesehatan Daerah Tahun 2008 menunjukkan sekitar 7 juta (30,8 %) balita menderita stunting secara nasional.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Stunting juga mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak.

Bupati pada kesempatan tersebut mengingatkan penurunan stunting memerlukan intervensi terpadu, mencakup intervenai gizi spesifik dan gizi sensitif.

“Sejalan dengan inisiatif Percepatan penurunan stunting, Pemkab harus menjalankan gerakan nasional percepatan perbaikan gizi,” kata bupati.

Bupati menjelaskan, Kabupaten Melawi merupakan salah satu kabupaten yang menjadi lokus stunting untuk tahun 2020.

Menurut bupati, dari 11 kecamatan di Kabupaten Melawi ada 2 kecamatan yang akan menjadi lokus tahun pertama di tahun 2020 ini yakni, Kecamatan Belimbing dan Sokan.

Bupati juga mengingatkan perlu kerjasama lintas sektor yang tergabung dalam tim koordinasi intervensi dan penurunan stunting untuk melaksanakan percepatan penurunan stunting.

“Ada sekitar 32,4 % data stunting di Kabupaten Melawi, dan itu merupakan tanggung jawab kita semua untuk menanganinya,” tegasnya.

Dikesempatan itu, bupati mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program-program kesehatan di Kabupaten Melawi, karena menjadikan Melawi sebagai kabupaten sehat adalah tanggung jawab bersama. (Humas)