Akses ke Sayan Lumpuh, Stok Sembako Mulai Langka

oleh
Kondisi pasar Nanga Sayan yang sebagian besar terendam banjir sejak dua hari terakhir.(FOTO Ahirul Habib Padilah)

MELAWINEWS.COM, SAYAN- Belum selesai rasa khawatir masyarakat Kecamatan Sayan dengan musibah tanah longsor, kali ini banjir datang melanda Kawasan tersebut sejak beberapa hari terakhir. Banjir ini dirasakan langsung dampaknya oleh 18 (delapan belas) desa yang ada di Kecamatan Sayan.

Di Pasar Sayan, air merendam kurang lebih setinggi 2 meter dan air naik dengan cepat sehingga beberapa pedagang belum sempat memindahkan semua barang dagangannya.

“Banjir seperti ini sudah lama tidak terjadi di Sayan, terakhir Tahun 1995 atau sekitar 25 Tahun yang lalu dan ini terjadi lagi”, ungkap Bapak Mardipin salah satu pedagang di Sayan.

Banjir kali ini menyebabkan terkendalanya akses transportasi menuju Kecamatan Sayan atau Kecamatan di hulu seperti Tanah pinoh dan lain sebagainya. Sehingga berdampak pada ketersedian bahan pokok masyarakat. Salah satu pedagang pakaian Pasar Sayan mengungkapkan bahwa

“Karena air yang begitu cepat naik, kami hanya sempat memindahkan barang dagangan atau toko, sementara peralatan rumah tangga sudah tidak sempat untuk dipindahkan hingga menyebabkan kami tidak bisa masak karena kompor gas, kulkas, dan peralatan lainnya terendam banjir”, Ungkap Ibu Roni.

Tentu, bencana alam kapan pun bisa terjadi, namun bagaimana kita menyikapi dan mensiasatinya dengan bijak. Ini merupakan pelajaran berharga bagi kita khususnya masyarakat Kecamatan Sayan untuk lebih hati-hati dan selalu siap siaga dalam menghadapi bencana alam.

Sementara itu, dampak bencana longsor yang terjadi di Sayan beberapa waktu lalu bukan hanya mengakibatkan kerusakan sejumlah rumah, jalan utama di daerah itupun alami keretakan cukup parah.

Oleh : Ahirul Habib Padilah, S.IP., M.I.Pol