Satu Warga Melawi Positif Corona, Ini Langkah Pencegahan Pemkab

oleh
Kepala Dinkes Melawi, dr. Ahmad Jawahir

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Setelah Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Melawi mengumumkan secara resmi warga dengan hasil PCR terkonfirmasi positif, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Melawi bersama RSUD, IDI, PPNI dan IBI Melawi melakukan langkah-langkah sesuai Buku Pedoman Penanganan COVID-19 Rev.4 dari Kemkes RI.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinkes Melawi, dr. Ahmad Jawahir, Minggu (24/5).

Ahmad Jawahir menyampaikan, langkah-langkah yang akan dilakukan adalah mengklasifikasikan yang bersangkutan sebagai OTG (Orang Tanpa Gejala).

“Artinya yang bersangkutan, walaupun terpapar COVID-19, namun dalam keadaan sehat tanpa gejala yang berarti,” kata Ahmad Jawahir.

Langkah berikutnya, lanjutnya, adalah menentukan jenis karantina yang sesuai dengan kelas OTG, yaitu dengan karantina mandiri yang dimonitor oleh petugas Dinas Kesehatan dan unsur Forkompincam setempat. Hal ini sesuai dengan tabel pengelolaan pada buku pedoman halaman 15.

“Jadi OTG tidak dirawat di rumah sakit karena kondisi OTG adalah sehat. Yang bersangkutan dalam hal ini di karantina di rumah kosong dan jauh dari pemukiman penduduk lain di Desa Tembawang Panjang, Kecamatan Nanga Pinoh,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan, langkah selanjutnya adalah melakukan strategi penanganan COVID-19 secara umum. Yaitu melakukan TTI (Telusur, Tes, Isolasi). Dinas kesehatan dibantu Puskesmas setempat dan aparat desa akan menelusuri mata rantai orang-orang yang berpotensi menularkan atau ditularkan.

Kemudian orang-orang tersebut akan dilakukan rapid test untuk penapisan awal. Bila ada yang positif (reaktif), maka akan segera dikarantina mandiri sebagai mana buku pedoman.

Langkah selanjutnya, terang dia, adalah melakukan monitoring dan evaluasi kepada orang-orang yang dikarantina mandiri secara rutin sampai berakhir masa karantinanya.

Sedangkan langkah kelima adalah terus melakukan sosialisasi 5 Protokol Bebas COVID-19 yang bila dilaksanakan dapat menghindari lebih banyak penyakit.

Ia menjelaskan, 5 Protokol Bebas COVID-19 tersebut adalah :
1. Pastikan selalu menggunakan masker secara bijak, terutama bila bersama orang lain.
2. Pastikan selalu cuci tangan dengan bijak, terutama segera setelah menyentuh sesuatu.
3. Pastikan selalu cuci pakaian yang telah dipakai dan segera mandi bila pulang ke rumah.
4. Pastikan pola makan yang sehat dan seimbang serta olahraga yang teratur agar badan bugar dan proporsional.
5. Pastikan pola kerja dan istirahat yang teratur serta rajin beribadah dan bersyukur.

“Bagaimanapun virus corona sebagai penyebab COVID-19 adalah makhluk ciptaan Tuhan yang akan selalu ada di dalam ekosistem dunia seperti virus-virus hepatitis, HIV, demam berdarah dan lainnya. 5 Protokol Bebas COVID-19 adalah cara pencegahan terbaik sebagai mana kita telah berhasil mencegah penyakit-penyakit lainnya,” jelas juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Melawi itu.