Pemkab Melawi Siapkan 200 Ton Beras, Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

oleh
Bupati Panji serahkan beras bantuan ke perwakilan desa

MELAWINEWS.COM, Melawi – Tak cuma menyalurkan beras bantuan dari gubernur Kalbar, Pemkab Melawi juga sudah menyiapkan 200 ton beras tambahan yang nantinya akan didistribusikan pada masyarakat Melawi yang membutuhkan. Beras ini akan disalurkan untuk mengakomodir masyarakat yang belum mendapatkan bantuan beras dari Pemprov.

Bupati Panji, saat menyerahkan beras bantuan provinsi secara simbolis di Kantor Camat Nanga Pinoh, Kamis (9/4) mengungkapkan Pemkab Melawi sudah membuat kebijakan untuk menambah dana stimulan serta bantuan jejaring sosial untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19. Salah satunya dengan menganggarkan pembelian beras untuk kemudian dibagikan pada masyarakat.

“Sempat ada usulan untuk membeli kebutuhan pokok lainnya, seperti sarden dan lain-lain. Tapi saya pikir masyarakat pandai untuk mencari yang lain. Yang pokok adalah beras,” terangnya.

Saat ini, lanjut Panji, sudah teralokasikan kurang lebih 200 ton beras yang nantinya akan disalurkan usai penyaluran beras bantuan provinsi. Ia pun meminta agar nantinya bulog bisa ikut membantu pendistribusian beras tersebut. Beras ini diharapkan bisa membantu masyarakat Melawi yang terdampak secara ekonomi akibat mewabahnya Covid-19.

“Kami juga menyampaikan terima kasih pada seluruh pihak, baik lembaga, lembaga swadaya masyarakat maupun pribadi yang telah berpartisipasi saling peduli dalam wabah ini. Kedepan kita harapkan, bantuan seperti ini bisa terinventarisasi dengan baik. Berapapun bantuan yang diberikan, semua itu menjadi kemuliaan yang luar biasa. Termasuk pada posko-posko Covid-19,” katanya.

Terkait beras bantuan yang dialokasikan Pemkab sebesar 200 ton, dijelaskan Kepala Dinas Sosial, Nahru saat ini anggarannya tersedia dalam pos belanja Dinsos. Nantinya, beras tersebut juga akan didistribusikan bertahap ke desa-desa yang ada di Melawi.

“Untuk beras bantuan provinsi rencananya proses distribusi hingga 17 April. Setelah itu, barulah beras dari Pemkab yang didistribusikan. Ini kebijakan dari pak bupati,” jelasnya.

Beras dengan total 200 ton, kata Nahru nantinya akan diperuntukkan bagi warga miskin Melawi yang belum tercover dengan beras bantuan gubernur. Beras ini diharapkan bisa menutupi kekurangan alokasi beras bagi warga yang memang membutuhkannya.

“Nanti akan dibagikan ke seluruh kecamatan dan desa. Untuk data penerima kita menunggu dari pak camat dan kades, kalau ada masyarakatnya yang belum menerima bantuan beras dari provinsi, nah dari bupati nanti kita berikan berasnya.