Hindari Konflik, DPRD Minta Panitia Pilkades dan DPMD Bekerja Profesional

oleh
Ilustrasi Pilkades Serentak 2020 Kabupaten Melawi

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, akan mengelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 20 April 2020 mendatang.

Pilkades akan dilaksanakan di 111 desa pada 11 kecamatan di Kabupaten Melawi.

Menghindari terjadinya konflik pada Pilkades nanti, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Melawi, Iif Usfayadi, meminta kepada panitia agar bekerja secara profesional, sehingga pelaksanaan Pilkades serentak bisa berjalan lancar dan aman.

Iif mengatakan, penyelenggara Pilkades agar melakukan tahapan-tahapan sesuai dengan mekanisme yang berlaku dan netral.

“Panitia Pilkades dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Melawi harus menjalankan semua tahapan-tahapan Pilkades sesuai dengan aturan, sehingga bakal calon kepala desa (bacakades) tidak ada yang dirugikan,” kata Iif Usfayadi, Senin (16/3).

Ia meminta, jika ada masalah, panitia Pilkades tingkat desa dan DPMD agar serius menyelesaikannya berdasarkan aturan tanpa ada yang dirugikan atau dikorbankan. Hal itu bertujuan agar tidak terjadi konflik saat Pilkades serentak nanti.

“Konsentrasi warga saat ini tertuju ke Pilkades serentak. Contoh, ketika bacakades yang lolos ditetapkan menjadi cakades yang sah melalui pleno panitia Pilkades dinilai tidak memenuhi syarat, maka, akan berpotensi kemungkinan terjadi persoalan yang berujung konflik,” ujar Ketua DPC Partai Gerindra Melawi itu.

“Kita ingin Pilkades serentak di Melawi sukses, di awali dengan menjalankan seluruh tahapan Pilkades sesuai dengan mekanisme. Dan kepala desa yang terpilih benar-benar disenangi oleh seluruh warga desa,” harapnya.

Ia mengajak kepada panitia Pilkades dan seluruh masyarakat Melawi untuk mensukseskan Pilkades, dan berharap kepala desa terpilih nantinya bisa menjalankan amanah yang dipercayakan oleh masyarakat.