Ritual Bakar Naga, Akhiri Perayaan Cap Go Meh

oleh
Prosesi ritual pembakaran 3 reflika naga di lapangan sepak bola Desa Tanjung Niaga, Nanga Pinoh, Melawi, Minggu (9/2) sore

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Lapangan sepak bola Desa Tanjung Niaga, Kecamatan Nanga Pinoh, Melawi, Kalimantan Barat, menjadi lokasi prosesi pembakaran 3 reflika naga berukuran sedang besar panjang sebagai ritual akhir naga buka mata menuju kahyangan, Minggu, (9/2/) sore.

Foto bersama sebelum pembakaran 3 naga

Ritual bakar naga tersebut, usai tutup mata naga yang jatuh pada setiap hari ke-15, menandakan berakhirnya perayaan Imlek dan Cap Go Meh.

Sebelum dibakar, para pemain naga dari Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Melawi ini berkumpul untuk sembahyang di Klenteng Klenteng Fuk Tek Chie Nanga Pinoh. Kemudian naga dibawa ke lokasi pembakaran sambil menampilkan aksi terakhirnya di hadapan ribuan para penonton. Selanjutnya, naga didoakan untuk kemudian dibakar.

Prosesi ritual pembakaran 3 naga, menandakan berakhirnya perayaan Cap Go Meh

Ketua Panitia Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2571/2020 Melawi, Taufik, yang langsung memimpin prosesi bakar naga mengungkapkan, ritual bakar naga menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa bertujuan mengembalikan naga ke kahyangan.

“Sebelumnya, naga ini sudah ritual buka mata untuk datang ke bumi. Kemudian, untuk mengembalikan naga ke kahyangan, kita adakan ritual bakar. Naga yang mengikuti ritual buka mata harus mengikuti bakar naga,” ujar Taufik, kepada media ini dilokasi bakar naga.