Membaca Rekam Jejak Calon Gubernur Kalbar

oleh
Tiga pasangan calob gubernur Kalbar

Oleh Ali Anshori

Pimilihan Gubernur Kalbar tahun 2018 akan berlangsung seru. Ada tiga pasangan calon yang berebut jabatan. Antara lain, Sutarmidji-Ria Norsan, Carolin Margret Natsya-Suryadman Gidot, Milton Crosby-Boyman Harun.

Tiga pasangan calon ini sama-sama punya pengalaman sebagai kepala daerah. Sutarmidji saat ini masih menjadi Walikota Pontianak dua periode, wakilnya Ria Norsan juga dua periode menjabat sebagai bupati Mempawah. Demikian juga Milton Crosby dua periode sebagai bupati Sintang, sedangkan wakilnya Boyman Harun satu periode menjadi wakil bupati Ketapang.

Untuk Carollin terbilang masih cukup baru, karena belum genap satu priode sebagai bupati Landak, namun Carol sudah dua periode menjadi anggota DPR RI, bahkan mendapatkan suara terbanyak se-Indonesia, sedangkan wakilnya Suryadman Gidot dua periode menjadi bupati Bengkayang.

Jadi soal pengalaman, ketiganya sudah cukup mumpuni. Hanya tinggal bagaimana mengatur strategi supaya bisa memenangi pilbug nantinya.

Memang sulit untuk menentukan siapa yang terbaik, karena ketiga pasangan calon mempunyai prestasi yang cukup baik di daerahnya masing-masing. Namun kalau anda rajin membaca dan mengikuti perkembangan informasi di media tentu sudah tahu sepak terjang ketiga pasangan ini.

Sebagai pemilih cerdas, wajib bagi anda untuk mencari tahu informasi ketiganya, bisa dari media online, cetak ataupun televisi, bisa juga anda cari informasi dengan mudah melalui google. Karena informasi ketiganya banyak bertebaran di dunia maya.

Setelah membaca dengan seksama, coba konfirmasi dengan orang-orang terpercaya atau yang tahu soal ketiganya. Dengan demikian anda semakin mantap untuk menentukan pilihan. Jangan sampai memilih kucing dalam karung. Apalagi memilih karena suap. Sudah gak zamannya lagi. Sebab pemimpin yang terpilih karena suap, hasilnya juga akan mengecewakan anda. Mereka akan berusaha mengembalikan modal setelah menjadi pemimpin.

Jadi Pemilih Cerdas

Menurut Pengajar di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip Semarang, Dr. Nugroho, SBM, MSi, ada 5 tips menjadi pemilih yang baik atau cerdas di Pemilukada. Mari simak agar Anda menjadi penentu masa depan yang baik.

  1. Gunakanlah hak pilih Anda. Satu suara dari anda akan berguna bagi calon yang baik. Banyak kasus di beberapa daerah di mana selisih suaranya hanya sedikit sekali. Jika anda apatis maka justru orang yang tidak baik yang akan menjadi kepala daerah dan merugikan anda bahkan masyarakat pada umumnya.
  2. Cermatilah visi, misi, dan program kerja yang ditawarkan oleh para calon kepala daerah. Calon yang baik biasanya tahu persis permasalahan daerah yang akan dipimpinnya sehingga menawarkan program yang realistis.
  3. Ciri lain calon yang baik biasanya dalam kampanye lebih banyak mendengarkan keluhan dari rakyat dan bukannya bicara sendiri.
  4. Selidikilah pula moral dan etika para calon. Apakah dia misalnya pernah tersangkut masalah hukum seperti korupsi. Apakah dia punya selingkuhan, dan lain-lain.
  5. Cermatilah hal-hal teknis dalam Pemilukada. Contohnya; cara mencoblos yang benar. Demikianlah beberapa tips untuk menjadi pemilih yang cerdas dalam Pemilukada mendatang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *