Melawi  

Paskibraka Sukses Kibarkan Bendera Merah Putih, Begini Ungkapan Hati Natasia Elvira yang Didaulat Membawa Baki Bendera

Tim Paskibraka Melawi sukses melaksanakan tugas sakral mereka dalam pengibaran bendera merah putih pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Melawi sukses melaksanakan tugas sakral mereka dalam pengibaran bendera merah putih pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-80, yang berlangsung di halaman rumah jabatan Bupati Melawi, Minggu (17/8/2025).

Anggota Paskibraka yang merupakan putra-putri terbaik dari sejumlah satuan pendidikan tingkat SMA sederajat se-Kabupaten Melawi ini berjumlah 25 orang, terdiri dari 14 laki-laki dan 11 perempuan.

Momen mengharukan pun terlihat usai upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih, ketika para anggota Paskibraka mendapat pujian dari peserta upacara dan undangan, yang bangga atas pencapaian mereka.

Rasa suka cita disertai bangga mereka telah terlaksana tuntas dengan keberhasilan mengibarkan bendera tanpa kendala.

Usai upacara, beberapa diantara mereka terlihat haru hingga meneteskan air mata bahagia. Satu sama lain juga tampak saling menyampaikan ucapan selamat disertai pelukan.

Ditemui usai upacara, Natasia Elvira siswi asal SMAN 1 Nanga Pinoh, yang didaulat sebagai pembawa baki bendera pusaka menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan dan kesuksesan dirinya bersama rekan-rekannya dalam mengibarkan hingga menurunkan bendera merah putih di momentum upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Tahun 2025 ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membimbing kami melalui pendidikan dan latihan, hingga kami sukses menjalankan tugas mulia ini,” kata Natasia, sembari meneteskan air mata bahagianya.

Dia menyebut, menjadi anggota Paskibraka menjadi harapan dan impiannya sejak dulu. “Pastinya saya merasa senang, bangga dan terharu, karena ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi diri sendiri, orang tua dan keluarga,” ujarnya.

Natasia berharap, kedepan dari setiap peserta yang mewakili sekolah tidak hanya di tingkat kabupaten saja, namun juga yang lebih tinggi hingga tingkat provinsi dan nasional.