MELAWINEWS.COM, MELAWI – PT Kalimantan Agro Plantation (KAP) berencana mengalokasikan anggaran sekitar Rp 4 miliar melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk memperbaiki jalan berstatus kabupaten sepanjang 33 kilometer, dari Jembatan Melawi 2 menuju Dusun Lumut, Desa Engkurai, Kecamatan Pinoh Utara, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat.
Rencana tersebut menjadi salah satu bentuk keterlibatan pihak swasta dalam mendukung perbaikan infrastruktur daerah, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah akibat kebijakan efisiensi.
Manajer Humas PT KAP, Petos, mengatakan rencana perbaikan jalan tersebut telah disampaikan kepada Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa. Perusahaan kini menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Melawi sebelum pekerjaan dilaksanakan.
Menurut Petos, jalan yang akan diperbaiki memiliki panjang sekitar 33 kilometer dengan lebar kurang lebih enam meter. Meski sebelumnya telah dibuka, akses tersebut tidak mendapatkan perawatan memadai sehingga kondisinya bergelombang, sebagian tertutup ilalang, bahkan ditumbuhi pepohonan.
“Jalan ini sudah lama tidak digunakan secara optimal karena tidak terawat. Kami berencana membuka dan memperbaikinya kembali agar bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Petos, Selasa (13/10/2026).
Ia menegaskan, pelaksanaan pekerjaan akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan instansi terkait, khususnya Dinas PUPR Pemkab Melawi, mengingat jalan tersebut berstatus jalan kabupaten.
Petos menjelaskan, perbaikan jalan tersebut diharapkan dapat membuka kembali akses transportasi masyarakat dari sejumlah desa di Kecamatan Pinoh Utara, di antaranya Sungai Pinang, Merpak, Engkurai, Merah Arai, dan Nanga Man.
Jalur tersebut juga disebut berpotensi menghubungkan wilayah Pinoh Utara dengan Kecamatan Tayan Hulu dan Tayan Hilir di Kabupaten Sanggau, sehingga dapat mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi antarwilayah.
Menurutnya, keberadaan jalan yang layak tidak hanya mendukung kegiatan operasional perusahaan perkebunan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan akses transportasi untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Petos menyampaikan, keterlibatan PT KAP dalam perbaikan jalan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui program CSR.
Ia berharap rencana tersebut dapat segera ditindaklanjuti setelah koordinasi teknis dan administratif dengan pemerintah daerah selesai dilakukan.
Sebelumnya Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, dalam berbagai kesempatan mengajak perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah Kabupaten Melawi agar lebih aktif membantu penanganan kerusakan infrastruktur jalan.
Menurut Bupati, sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha perlu diperkuat, terutama di kawasan yang menjadi wilayah operasional perusahaan perkebunan kelapa sawit.
Dukungan perusahaan dinilai dapat membantu mempercepat penanganan kerusakan jalan yang digunakan masyarakat sekaligus menunjang aktivitas ekonomi dan distribusi hasil perkebunan.
Bupati mengatakan, di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah, keterlibatan sektor swasta melalui program CSR juga diharapkan menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur.












