Melawi  

Umat Muslim Melawi Gelar Salat Istisqo, Perkuat Ikhtiar Hadapi Kekeringan dan Karhutla

Umat Muslim Melawi melaksanakan shalat istisqo sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan kepada Allah SWT di areal Bandara Nanga Pinoh

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Umat Muslim Kabupaten Melawi kembali melaksanakan shalat istisqo sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan kepada Allah SWT, di tengah kondisi kemarau dan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah. Shalat istisqo dilaksanakan di areal Bandara Nanga Pinoh, Minggu (13/9).

Shalat istisqo dipimpin oleh Ustaz Nurhalim Al Mahmudi, sedangkan khutbah disampaikan oleh Ustaz Tengku Helmiza. Sebelum pelaksanaan shalat, jamaah mengikuti istighosah singkat yang dipimpin Ustaz Nurhalim Al Mahmudi dan dilanjutkan dengan doa bersama memohon pertolongan Allah SWT agar segera diturunkan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Brigjen TNI Luqman Arief selaku Ketua Tim Penanganan Karhutla Mabes TNI, Ketua TP PKK Melawi Raisya Sarbina Dadi, pimpinan OPD, pejabat Kementerian Agama, Pengurus MUI dan organisasi kemasyarakatan Islam, serta para santri pondok pesantren.

Dalam kesempatan tersebut, Luqman Arief menyampaikan bahwa pelaksanaan shalat istisqo merupakan bentuk ikhtiar manusia dalam memohon pertolongan Allah SWT. Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan dalam menangani karhutla, namun manusia memiliki keterbatasan dan segala sesuatu pada akhirnya berada dalam ketentuan Allah.

“Shalat istisqo ini adalah sebagai bentuk ikhtiar memohon hujan kepada Allah, karena manusia pada dasarnya lemah. Segala upaya dan daya sudah dilakukan, namun Allah juga yang menentukan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla. Menurutnya, kebakaran tidak terjadi tanpa sebab dan perlu menjadi perhatian bersama agar masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api.

“Alhamdulillah tadi sebelum shalat dilaksanakan sudah hujan, meski sebentar. Semoga setelah shalat istisqo hujannya semakin lebat dan membawa keberkahan untuk Kabupaten Melawi,” katanya.

Sementara itu, Ustaz Tengku Helmiza dalam khutbahnya mengajak umat Islam menjadikan kondisi kemarau dan karhutla sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri. Ia mengingatkan agar masyarakat memperbanyak istighfar, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta memperbaiki tingkah laku dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan shalat istisqo tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama masyarakat Kabupaten Melawi, baik melalui usaha nyata dalam mencegah karhutla maupun melalui doa dan memohon pertolongan kepada Allah SWT agar hujan segera turun secara merata dan membawa keberkahan bagi masyarakat.

Exit mobile version