MELAWINEWS.COM, MELAWI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat melalui instansi terkait terus memperkuat langkah strategis menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok.
Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat menghadapi Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.
Meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan menjadi perhatian serius Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Pemerintah pun bergerak cepat menghadirkan solusi nyata di lapangan.
Bertempat di halaman Masjid Agung Kota Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Selasa (24/2), ratusan warga tampak memadati lokasi pelaksanaan gerakan operasi pasar murah. Kegiatan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang tengah bersiap menyambut Ramadan.
Awalnya, 1.000 paket pangan murah yang tersedia di patok seharga Rp 90.000. Paket tersebut berisi beras premium 5 kilogram, minyak goreng 1 liter dan gula pasir premium 1 kilogram. Namun suasana berubah ketika warga secara kompak menyuarakan harapan agar harga paket dapat diturunkan.
Mendengar aspirasi tersebut, Gubernur Ria Norsan akhirnya menyetujui penyesuaian harga menjadi Rp 50.000 per paket, jauh di bawah harga pasar tradisional. Keputusan spontan itu langsung disambut sorak gembira warga.
Salah seorang warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh, Nurjanah, mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada Gubernur Ria Norsan serta Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa atas terselenggaranya pasar murah tersebut.
Menurutnya, harga paket sembako yang dijual jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasar modern maupun tradisional.
Ia berharap kegiatan serupa kembali digelar menjelang Idul Fitri mendatang agar masyarakat berpenghasilan rendah semakin terbantu.
Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, menyampaikan bahwa pasar murah merupakan langkah strategis untuk memperkuat pemenuhan logistik keluarga selama Ramadan hingga pasca Lebaran nanti.
“Kita memahami bahwa selama Ramadan hingga setelah Lebaran, kebutuhan masyarakat meningkat signifikan. Operasi pasar murah menjadi salah satu solusi konkret untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kalbar atas dukungan dalam menjaga angka inflasi sekaligus membantu meringankan beban masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa operasi pasar murah yang rutin digelar di Melawi.
Menurutnya operasi pasar murah bertujuan menjaga inflasi tetap terkendali serta memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau selama menjalankan ibadah puasa.
