MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Insiden kebakaran melanda kawasan padat permukiman di pusat pasar Kota Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, pada dini hari perayaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Objek yang terbakar merupakan deretan rumah toko (ruko) berlantai tiga yang digunakan sebagai tempat usaha dan hunian warga. Beberapa di antaranya digunakan untuk warung makan, penjualan sayur, kedai kopi, hingga tempat tinggal. Peristiwa tersebut memicu kepanikan warga setempat.
Petugas pemadam kebakaran bersama puluhan relawan pemadam kebakaran swasta segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api yang terus membesar.
Berdasarkan informasi awal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Melawi, api pertama kali terlihat muncul dari salah satu ruko. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lain di sekitarnya karena lokasi bangunan yang padat.
Kepala BPBD Kabupaten Melawi, Daniel, mengatakan jumlah ruko warga yang terdampak dalam musibah tersebut mencapai 16 unit. Dalam insiden tersebut, tidak terdapat laporan korban jiwa.
Menurut Daniel, upaya pemadaman telah dilakukan secara maksimal. Namun, kondisi bangunan yang saling berdempetan menyebabkan api cepat menjalar ke bangunan lainnya. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.15 WIB.
“Hingga pagi ini, petugas dan relawan masih terus melakukan penyemprotan serta pembasahan untuk memastikan api benar-benar padam total,” ujar Daniel, Rabu (27/5/2026).
Ia menambahkan, hingga saat ini pihak berwenang masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran. Sementara itu, total kerugian materiil akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan.
“Sampai saat ini belum ada laporan resmi mengenai perkiraan total kerugian materiil maupun penyebab awal kebakaran yang terjadi di tengah suasana perayaan Idul Adha ini,” tambah Daniel.
