MELAWINEWS.COM, MELAWI – Wakil Bupati Melawi, Malin, mengingatkan pihak PT Pertamina untuk memastikan kecukupan pasokan bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun non-subsidi, guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama Bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, khususnya di Kabupaten Melawi.
Ia menegaskan bahwa ketersediaan energi merupakan kebutuhan vital masyarakat, terutama menjelang dan selama bulan puasa hingga perayaan Idul Fitri.
Oleh karena itu, Pertamina diminta untuk mengantisipasi setiap potensi gangguan distribusi yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, termasuk dalam hal ketersediaan LPG subsidi tabung 3 kilogram (Kg).
Menurut Malin, konsumsi BBM dan LPG 3 Kg bersubsidi diperkirakan akan mengalami peningkatan signifikan selama Ramadan, terutama menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Konsumsi BBM dan kebutuhan gas dipastikan akan meningkat selama bulan puasa, terlebih pada saat arus mudik dan arus balik Lebaran,” ujar Malin, Rabu (18/2).
Untuk itu, ia menekankan agar Pertamina memastikan kelancaran suplai di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta menjamin ketersediaan LPG 3 Kg di pangkalan-pangkalan resmi.
Langkah ini dinilai penting guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa hingga merayakan Idul Fitri.
Malin juga mengajak seluruh pihak untuk turut serta melakukan pengawasan terhadap distribusi gas subsidi, khususnya di tingkat pangkalan.
Ia menilai, potensi penyimpangan distribusi cukup terbuka di tengah meningkatnya permintaan selama Ramadan dan menjelang lebaran.
Selain itu, ia meminta aparat penegak hukum untuk melakukan pengawasan secara ketat terhadap pangkalan LPG di wilayah Kabupaten Melawi.
“Penindakan tegas perlu dilakukan terhadap pangkalan yang terbukti melakukan pelanggaran, terutama terkait harga jual LPG 3 Kg yang tidak sesuai ketentuan,”
“Harga LPG 3 Kg harus diawasi dengan ketat. Pangkalan yang melakukan pelanggaran harus diberikan sanksi. Kami tidak ingin masyarakat merasa resah dalam menjalankan ibadah,” tegasnya.
Dia juga mengingatkan agar tidak terulang kembali kelangkaan BBM dan LPG 3 Kg di Kabupaten Melawi seperti yang terjadi baru-baru ini, hingga memicu harga melambung tinggi dan membebani masyarakat.
Malin berharap koordinasi dan sinergi antara Pertamina, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan dapat berjalan optimal, sehingga kebutuhan energi masyarakat selama Ramadan hingga pasca-Lebaran dapat terpenuhi dengan baik.












