Lantik TP3D, Bupati : Agar Program OPD Tak Menyimpang dari RPJMD

oleh -157 views
Bupati melantik Tim Pendampingan Percepatan Pembangunan kabupaten Melawi

MELAWINEWS.COM, Melawi – Bupati Melawi, Dadi Sunarya resmi melantik Tim Pendampingan Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Kabupaten Melawi, Jumat (29/10) di Kantor Bupati. Tim beranggotakan 10 orang akan mendampingi pelaksanaan perencanaan pembangunan hingga program OPD agar tak melenceng dari visi misi kepala daerah.

Dadi Sunarya saat pelantikan TP3D menerangkan TP3D awalnya tim perumusan visi dan misi calon bupati dan wakil bupati dengan bekerjasama atau berkolaborasi dengan para akademisi dari Untan.

“Setelah calon bupati dan wakil bupati terpilih dan dilantik tim ini kembali bekerja dengan tim perguruan tinggi Untan dalam menuangkan visi dan misi bupati dan wakil bupati kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” katanya.

Selanjutnya, kata Dadi, TP3D akan mendampingi para pihak untuk bersama-sama menuangkan RPJMD kedalam Renstra organisasi perangkat daerah, dan selanjutnya untuk dituangkan dalam RKPD Kabupaten Melawi yang akan menjadi acuan penyusunan Rencana Kerja Anggaran setiap tahun yang direview oleh Inspektorat Kabupaten Melawi agar tidak menyimpang dari RPJMD, RKPD, dan APBD. Ada 10 tupoksi dari tim ini dan tentunya bekerja tidak tumpang tindih dengan OPD.

“TP3D sebagai mitra pendampingan pihak eksekutif, dalam mendorong percepatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi progres pelaksanaan pembangunan daerah, sebagai upaya untuk mencapai target atau sasaran,” ucapnya.

Ketua TP3D Melawi, Hutapiadi mengungkapkan tim ini juga melakukan analisis serta kajian terhadap program yang disusun oleh OPD sehingga tak melenceng dari visi-misi kepala daerah.

“Karena kita juga melihat ke belakang dalam kepemimpinan di Melawi terkait RPJMD, Renstra, RKPD bahkan APBD tidak konsisten setiap tahunnya. Apa yang menjadi program prioritas dalam visi misi bupati tidak terjabarkan dengan baik. Implikasinya berdampak pada rendahnya kinerja kepala daerah,” ungkapnya.

Hutapiadi melanjutkan untuk menghindari ketidaksesuaian antara program dan visi misi yang diinginkan, dibentuk tim ini yang akan berkolaborasi dengan OPD di lingkungan Pemkab Melawi. TP3D, lanjutnya akan melakukan analisis dan kajian terhadap program yang dilaksanakan OPD. Serta mengevaluasi capaian visi misi kepala daerah yang ada dalam RPJMD.

“Tim ini sendiri sudah bekerja saat penyusunan RPJMD. Dan untuk merubah paradigma juga perlu waktu. Ini tantangan kita bersama kepala OPD serta para pihak,” jelas mantan Komisioner KPU Melawi.

TP3D lanjut Hutapiadi, juga akan menggelar rapat rutin termasuk turut serta hadir dalam rapat bersama OPD. Tim ini akan menyampaikan hasil kajian dan evaluasi kepada Bupati. Renstra OPD yang dijabarkan dalam RKPD diharapkan tidak lagi berbeda substansi dengan RPJMD yang memuat visi misi kepala daerah.

“Kita juga menerima masukan dari masyarakat serta analisis dan evaluasi kebijakan,” paparnya.

10 orang yang menjadi anggota berasal dari berbagai latar, termasuk diantaranya aktivitas lingkungan hingga kalangan milenial.