Korban Berjatuhan, Jembatan Kenoka di Sayan Tak Juga Diperbaiki

oleh -328 views
Seorang pedagang sayur keliling, Sugiono, mengalami kecelakaan tunggal saat melintas di Jembatan Kenoka yang rusak diterjang banjir

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Seorang pedagang sayur keliling Sugiono (45), warga Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, mengalami kecelakaan tunggal ketika melintasi Jembatan Kenoka, Jum’at (24/9).

Diketahui, Jembatan Kenoka yang berada di ruas Jalan Provinsi kawasan Kecamatan Sayan, yang ambruk diterjang banjir pada Sabtu, 11 September 2021 lalu, hingga kini belum juga diperbaiki.

Sejak ambruknya jembatan yang menghubungkan 3 kecamatan dari arah Kecamatan Sayan ke wilayah perhuluan ini yakni Kecamatan Tanah Pinoh, Tanah Pinoh Barat dan Sokan, hingga kini masih belum kunjung diperbaiki pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Sekedar bisa dilewati keluar masuk kendaraan, jembatan hanya diperbaiki menggunakan kayu seadanya. Kondisi itu pun akhirnya memakan korban.

Tak hanya pengendara roda dua yang sering kali mengalami kecelakaan, kendaraan roda empat juga kerap terperosok di jembatan tersebut.

“Saat melintas di jembatan, tiba-tiba ban depan motor saya terperosok diantara lantai papan seadanya. Beruntung saya dan sepeda motor tak apa-apa serta jualan tidak bertaburan,” kata Sugiono, Sabtu (25/9).

Dikatakan, kondisi jembatan darurat saat ini sangat berbahaya, apalagi jika dilewati kendaraan roda empat bermuatan berat, material jembatan bisa-bisa patah dan akhirnya terperosok ke sungai.

“Jika tak juga diperbaiki, bukan tak mungkin akan memakan korban jiwa. Kita sangat berharap Jembatan Kenoka ini dapat segera diperbaiki, untuk menunjang berbagai aktivitas bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, legislator DPRD Provinsi Kalbar Dapil Kalbar 7 Ritaudin mengungkapkan, tahun ini sebenarnya telah dianggarkan perawatan ruas Jalan Provinsi di Kabupaten Melawi dari APBD Provinsi. Bahkan proses lelang pekerjaan tersebut juga telah dilakukan.

“Informasi terbaru dari pihak Pemerintah Provinsi, ada beberapa kegiatan jalan jembatan yang akan ditunda dahulu pelaksanaannya, karena Pemprov Kalbar akan terlebih dahulu melakukan rasionalisasi anggaran akibat terjadi potensi defisit anggaran dan ada kemungkinan juga ruas jalan provinsi di Melawi ikut terdampak,” ujarnya.

Ritaudin meminta perbaikan jembatan dan jalan Provinsi di Melawi menjadi Prioritas Pemprov Kalbar.

Selain itu, tambah legislator PAN ini, usulan penanganan ruas jalan dan jembatan menjadi aspirasi masyarakat yang dibawa para anggota DPRD.