Tanjung Tengang Bagikan BLT, Sekcam Pesan Warga Pakai Masker Saat Lebaran

oleh -44 views
Penyerahan BLT secara simbolis di kantor desa Tanjung Tengang pada Selasa (11/5)

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH-Pemerintah Desa Tanjung Tengang kecamatan Nanga Pinoh menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD kepada 35 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di kantor desa pada Selasa (11/5).

Pada kegiatan tersebut hadir sekcam Nanga Pinoh, Halma Trisno, Babinsa Desa Tanjung Tengang, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, Ketua BPD, Kepala Dusun dan ketua RT di lingkungan desa Tanjung Tengang.

Kepala desa Tanjung Tengang, Selamet Haryono mengungkapkan, BLT yang disalurkan kepada keluarga penerima manfaat ini merupakan lanjutan dari BLT bulan sebelumnya. Dimana setiap bulan warga mendapatkan bantuan sebesar Rp 300 ribu.

“Beberapa hari lalu bapak ibu sudah saya panggil untuk menerima BLT satu bulan, alhamdulillah hari ini bapak kami panggil lagi untuk menerima BLT tahap 2,3 dan 4, kalau kemarin hanya Rp 300 ribu maka hari ini Rp 900 ribu,” kata Selamet.

BLT yang disalurkan kali ini diharapkan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan, apalagi tidak lama lagi sudah masuk Hari Raya Idul Fitri, maka dari itu Selamet berpesan kepada keluarga penerima manfaat agar dana yang diterima bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Tolong sampaikan juga permohonan maaf dari saya, apabila ada tetangga bapak ibu yang nasibnya kurang beruntung tapi tidak mendapatkan BLT, karena bantuan pemerintah banyak jenisnya, ada BLT, ada BST, dan bantuan yang lainnya,” katanya.

Sementara itu sekcam Nanga Pinoh Halma Trisno juga menyampaikan kepada masyarakat agar bantuan tersebut bisa pergunakan untuk membeli kebutuhan pokok untuk, termasuk membeli makanan untuk lebaran. “Jangan beli yang tidak penting, kalau untuk beli kue atau mungkin bapak ibu mau sedekah juga tidak masalah,” katanya.

Di kesempatan itu sekcam juga berpesan kepada masyarakat agar tetap menjaga pertokol kesehatan. Kata dia lebaran kali ini hendaknya kunjungan ke rumah-rumah warga agak dikurangi mengingat kasus covid sampai dengan saat ini masih mengalami lonjakan yang tinggi.

“Kalau bapak ibu mau lebaran gunakan masker yang sudah diberikan oleh pemerintah desa, sebab sampai dengan saat ini kasus covid di Melawi masih cukup tinggi,” katanya