Kado Di Penghujung 2020, Mesin PCR hingga Ambulan Didapat Dinkes Melawi

oleh -2 views
Penyerahan ambulan bantuan dari Kemenkes

MELAWINEWS.COM, Melawi – Dinas Kesehatan (Dinkes) Melawi mendapat “hadiah” istimewa di penghujung 2020. Bantuan dari Kementerian Kesehatan hingga Pemprov Kalbar berdatangan ke Melawi, mulai dari mobil ambulan hingga mesin PCR.

Kepala Dinkes Melawi, Ahmad Jawahir, Senin (28/12) mengungkapkan Dinkes Melawi mendapatkan bantuan mobil ambulan dari Kemenkes. Ambulan double gardan ini juga turut dilengkapi dengan berbagai peralatan lengkap.

“Ambulan menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat untuk pelayanan kesehatan di kabupaten Melawi,” ujarnya.

Ahmad melanjutkan, nantinya ambulan tersebut akan diserahkan ke RS Pratama Batu Buil untuk mendukung operasional serta pelayanan di rumah sakit tersebut. Alasan lainnya, seluruh puskesmas di Melawi kebetulan telah mendapatkan bantuan ambulan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Ini jadi kado luar biasa bagi Melawi di penghujung 2020. Rejeki anak Soleh sehingga kita bisa mendapatkan sarpras dalam kondisi seperti saat ini. Bantuan yang diberikan tentunya sangat bermanfaat serta diharapkan semakin memperkuat pelayanan kesehatan kabupaten Melawi,” harapnya

Ahmad juga menuturkan selain ambulan, pada pertengahan Desember lalu, Dinkes Melawi menerima peralatan mesin PCR. Mesin tersebut merupakan hibah dari Pemprov Kalbar.

“Alhamdulillah, kita kembali mendapat bantuan dari Gubernur sehingga bisa mendapatkan perangkat mesin PCR. Terima kasih pada Gubernur Kalbar dan Kadinkes Provinsi Kalbar yang telah berkenan menunjuk Melawi menjadi satu dari tiga kabupaten penerima mesin PCR,” ujarnya.

Peralatan ini, lanjut Ahmad nantinya akan meningkatkan kapasitas mesin PCR yang sebelumnya memang sudah dimiliki oleh Dinkes Melawi. Ahmad pun berharap, dengan adanya tambahan peralatan tersebut diharapkan bisa mempercepat proses pemeriksaan swab di kabupaten Melawi. Dengan demikian pelayanan dalam penanganan Covid-19 juga semakin baik kedepan.

“Sehingga deteksi penyebaran Covid-19 juga bisa dilakukan lebih cepat dan luas,” katanya.