Gunakan Strada dan Truk, Logistik Pilkada Melawi Meluncur ke Tiga Kecamatan

oleh -1 views
Ketua KPU lepas distribusi logistik ke tiga kecamatan

MELAWINEWS.COM, Melawi – KPU Melawi mulai mendistribusikan logistik Pilkada serta Alat Pelindung Diri, Sabtu (5/12). Tiga kecamatan menjadi tujuan pengiriman perdana logistik Pilkada Melawi 2020.

Pelepasan pendistribusian logistik dilakukan Ketua KPU Melawi, Dedi Suparjo di Kantor KPU. Turut hadir, Kapolres Melawi, AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, Lo Kodim Sintang, Mayor Arh Eddy Winarno perwakilan Pemkab Melawi, serta Bawaslu.

Ketua KPU Melawi, Dedi Suparjo menerangkan pada Sabtu ini, logistik dikirim terlebih dahulu ke kecamatan Ella Hilir, Menukung serta Belimbing. Alasannya, terkait medan jalan yang cukup sulit dilalui serta desa yang jarak tempuhnya cukup jauh.

“Ella Hilir dan Menukung kemarin sempat viral soal jalan sehingga kita putuskan didahulukan. Hanya setelah mendapat laporan dari PPK, akses jalan sudah bisa dilalui dan telah dilakukan penimbunan,” ujarnya.

Dedi melanjutkan, logistik yang didistribusikan terdiri dari kotak suara, surat suara, perlengkapan mencoblos serta berbagai formulir. Ada logistik yang berada di dalam kotak serta juga diluar kotak.

“Logistik lengkap yang dikirim. Selain itu APD untuk keperluan protokol kesehatan di TPS juga didistribusikan bersamaan,” jelasnya.

Total, kata Dedi ada 56 kotak suara plus 165 bilik suara untuk kecamatan Belimbing, kemudian 54 kotak suara serta 159 bilik suara untuk kecamatan Ella Hilir serta 64 kotak suara dan 189 bilik suara untuk kecamatan Menukung yang dikirim menggunakan truk. Sedangkan untuk APD ada yang didistribusikan menggunakan mobil Strada.

“Pendistribusian dikawal langsung aparat kepolisian dan TNI. Termasuk Bawaslu dan juga staf KPU ikut bersama- sama dalam keberangkatan logistik ke kecamatan,” ujarnya.

Dilanjutkan, Dedi, untuk Minggu (6/12) distribusi logistik menujun ke Sayan Tanah Pinoh, Sokan, Belimbing Hulu, Pinoh Utara serta Tanah Pinoh Barat.
Kemudian 7 Desember ke kecamatan Pinoh Selatan.

“Terakhir pada 8 Desember ke Nanga Pinoh. Namun khusus Pinoh distribusi logistik langsung ke PPS,” terangnya.

Dedi berharap distribusi tidak mengalami kendala. Memang saat ini tantangan pendistribusian logistik adalah hujan yang kerap turun serta akses jalan yang berlumpur.

“Tapi informasi dari BMKG, ada potensi hujan tapi tidak tinggi. Begitu juga untuk potensi banjir tidak begitu signifikan,” ujarnya.