Bencana Banjir di Melawi, Gas LPG 3 Kg Langka

oleh

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Bencana banjir yang menerjang satu minggu terakhir di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, pasokan LPG 3 Kg pun sulit didapat.

Bencana banjir yang masih melanda hingga kini, akses jalan utama dari Sintang–Melawi pun terputus, lantaran dibeberapa titik terendam banjir.

Imbasnya, distribusi barang dari Potianak ke Melawi menjadi terhambat.

Informasi dihimpun, warga di beberapa kawasan di Kota Nanga Pinoh sudah kesulitan untuk membeli gas LPG 3 kg di pangkalan dan pengecer sejak dua hari terakhir.

Untuk memenuhi sebagian aktivitas memasak, dapur warga khususnya di Kota Nanga Pinoh hingga ke desa-desa lainnya di wilayah kecamatan lainnya terpaksa menggantinya dengan kayu bakar.

“Sudah dua hari ini saya berkeliling di beberapa pangkalan dan pengecer di Kota Nanga Pinoh tapi semuanya kosong. Stok LPG habis,” kata Mad Adipun, Kamis (17/9).

Dikatakan, kelangkaan gas ini mungkin juga diakibatkan bencana banjir yang masih melanda Melawi, membuat sejumlah pangkalan dan warung pengecer belum bisa melayani konsumen, lantaran rumah mereka masih terendam banjir.

Adipun menuturkan, hingga hari ini banyak ibu rumah tangga untuk sementara beralih kayu bakar untuk memasak. Mereka berharap pasokan gas LPGĀ  ini akan segera di atasi.

“Diharapkan pemerintah setempat segera mencari solusi untuk mengatasi hal ini,” harapnya.

Sementara itu, Agus, warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh, mengaku kini LPG 3 kg sulit dicari, hingga keluarganya memasak nasi dan air pakai kayu bakar.