Disdikbud Izinkan Sekolah jadi Tempat Pengungsian Korban Banjir

oleh

MELAWINEWS.COM, Melawi – Sejumlah sekolah dipersiapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Melawi sebagai tempat pengungsian bagi masyarakat terdampak banjir. Disdikbud juga meminta sekolah di kecamatan dan desa yang tidak tergenang banjir dimanfaatkan sebagai tempat pengungsian di wilayahnya masing-masing.

Kepala Disdikbud Melawi, Joko Wahyono mengungkapkan saat ini sudah ada beberapa sekolah yang dipersiapkan untuk menjadi tempat penampungan pengungsian korban banjir.

“Disidkbud membuka SMPN 1 Nanga Pinoh, SDN 05, SDN 06 dan SDN 11 Nanga Pinoh untuk dijadikan penampungan pengungsi banjir di Nanga Pinoh dan sekitarnya,” ujarnya, Senin (14/9)

Selain itu, lanjut Joko, untuk sekolah baik SDN maupun SMP di seluruh kecamatan dan desa yang tidak terdampak banjir dapat digunakan sebagai tempat pengungsian.

” Arahan dari saya pada seluruh kepala sekolah yang sekolahnya tidak terdampak banjir mohon disiapkan untuk menjadi posko pengungsian,” ujarnya.

Joko meminta agar sebelum digunakan sebagai tempat pengungsian, ruangan dibersihkan terlebih dahulu. Sebelum dilaksanakan kepala sekolah juga diminta untuk berkoordinasi terlebih dahulu ke pihak terkait seperti camat, Koramil, Babinsa, maupun Polsek d wilayah sekolah berada.

“Semoga dengan sikap melayani kita ini dapat mengurangi rasa duka bagi masyarakat yang trdampak banjir,” harapnya.

Joko juga meminta terkait teknis sekolah menjadi tempat pengungsian sementara akan diatur oleh BPBD bersama instansi teknis terkait.