Resmikan Unit CT Scan, Panji : Kepercayaan Pada RSUD Melawi Mesti Meningkat

oleh
Panji menandatangani prasasti peresmian unit CT Scan serta gudang farmasi RSUD Melawi

MELAWINEWS.COM. Melawi -Bupati Melawi, Panji meresmikan Operasional layanan unit Computed Tomography (CT) Scan canggih yang berada di RSUD Melawi, Jumat(17/4). Peralatan yang digunakan untuk mendiagnosa penyakit dalam inipun diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit pemerintah ini.

Direktur RSUD Melawi, Sien Setiawan mengungkapkan peralatan CT Scan yang dimiliki RSUD Melawi bersumber dari DAK Kesehatan 2019 dengan nilai Rp 6,3 miliar. RSUD Melawi sendiri tidak serta merta bisa membangun unit layanan CT Scan.

“Perjalanan untuk memiliki CT Scan ini hingga tiga tahun. Kami harus membangun pondasi gedung yang belum terselesaikan sebesar Rp 1,5 miliar. Setelah punya gedung radiologi, kami dapat kabar gembira bahwa dr John Kurniawan sudah menyelesaikan pendidikan spesialis radiologi,” paparnya saat proses peresmian CT Scan di RSUD Melawi.

Sien melanjutkan, setelah RSUD memiliki gedung radiologi plus adanya SDM yang terdiri dari dokter spesialis radiologi dan tim radiograper, baru kemudian didapat perangkat CT Scan. RSUD Melawi sampai harus menambah daya listrik rumah sakit menjadi 263 ribu VA mengingat perangkat CT Scan sendiri memerlukan daya hingga 120 ribu VA.

“Peralatan ini sejatinya sudah diuji pada September 2019. Tapi waktu itu belum boleh melayani masyarakat umum karena belum ada izin dari BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir). 9 April kemarin atau kurang lebih enam bulan barulah keluar izin dari BAPETEN,” jelasnya.

Dengan adanya CT Scan, Sien mengungkapkan RSUD Melawi kini semakin memiliki peralatan kesehatan yang cukup mumpuni. Apalagi di Kalbar sendiri masih ada lima kabupaten yang rumah sakitnya belum memiliki peralatan tersebut.

“Kini RSUD Melawi punya tiga program unggulan, yakni CT Scan, layanan hermodialisis serta VCT HIV,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Panji dalam peresmian tersebut mengatakan adanya unit CT Scan menjadi bentuk perkembangan yang luar biasa bagi RSUD Melawi. Selain memiliki tenaga medis yang luar biasa, RSUD juga memiliki aset yang bisa terus dikembangkan kedepannya.

“Karena itu,mari kita saling mendukung dan memberikan kontribusi positif. Jangan hanya bisa melihat sesuatu dengan negatif,” katanya.

Panji juga berharap semua pihak memberikan sosialisasi pada masyarakat bahwa RSUD Melawi memiliki kemampuan untuk melayani masyarakat. Kaarena saat ini RSUD sudah didukung SDM dan juga memiliki fasilitas yang tidak terlalu tertinggal dari kabupaten lainnya di Kalbar.

“Bahkan ada¬† kabupaten yang belum memiliki apa yang telah kita miliki. Sekarang tinggal dukungan semua pihak. Terutama kepercayaan pada RSUD. Manfaatkanlah fasilitas negara dan keahlian teman-teman kita disini dengan berobat di RSUD Melawi,” katanya.

Dokter Spesialis Radiologi, John Kurniawan mengungkapkan CT Scan menjadi perangkat kesehatan yang jauh lebih canggih bila dibandingkan dengan Rontgen yang sama-sama memanfaatkan sinar X Ray untuk mendiagnostik penyakit di tubuh manusia. CT Scan saat ini pun sudah dilengkapi dengan sistem proteksi yang sangat bagus terhadap dampak radiasi.

“Peralatan ini bisa mendiagnosis penyakit dengan lebih detil dan akurat. misalnya kasus penyempitan pembuluh darah di otak sehingga dengan penanganan yang baik bisa mencegah stroke, sampai kasus pengecekan batu ginjal maupun pemeriksaan usus besar dan juga cidera pada bagian kepala,” jelasnya.

CT Scan, kata John juga memiliki kemampuan untuk mendiagnosis Covid-19 yang menyerang sistem pernafasan atau paru-paru. perangkat ini, menurutnya sensitif terhadap diagnosis Corona. Bahkan ada kasus dimana seorang pasien yang dinyatakan negatif berdasarkan hasil PCR atau swab, namun, ternyata dari hasil CT Scan justru didapati pasien tersebut positif Covid.

“Dan tes kedua pasien tersebut dengan PCR dinyatakan positif,” ulasnya.