GP Ansor-Banser Semprot 50 Fasilitas Umum dan Bagikan Sembako

oleh
Foto bersama usai gelar penyemprotan disinfektan di Gereja lingkungan SMP Setia Budi Nanga Pinoh

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama Melawi menggelar bakti sosial penyemprotan desinfektan di sejumlah masjid dan gereja serta fasilitas umum lainnya.

Penyerahan paket sembako kepada warga tidak mampu di komplek pasar kota Nanga Pinoh

Selain itu, mereka juga membagikan sembako kepada warga tidak mampu di beberapa warga kecamatan yang terdampak Covid-19.

Ketua GP Ansor Melawi, Rusdiman, mengatakan pihaknya melakukan penyemprotan di fasilitas umum dan rumah ibadah di 50 titik Kota Nanga Pinoh dan penyerahan bantuan sembako kepada warga tidak mampu 250 kepala keluarga (KK) di sejumlah kecamatan.

Penyemprotan disinfektan disalah satu masjid di Kota Nanga Pinoh

Tujuan penyemprotan disinfektan, kata Rusdiman, adalah untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19.

“Permasalahan corona adalah tanggung jawab bersama. Untuk itu, kita gelar penyemprotan ini untuk membantu pemerintah,” ujar Rusdiman, di komplek SMP Setya Budi Nanga Pinoh, Selasa (7/4), saat mengawasi penyemprotan di lokasi itu.

Ditempat yang sama, Romo Suwito Mantiri PR, Pastor
Paroki Santa Perawan Maria Diangkat Ke Sorga Nanga Pinoh, menyambut gembira penyemprotan yang dilakukan oleh GP Ansor dan Banser dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 khususnya dilingkungan SMP Setia Budi Nanga Pinoh.

Dikatakan, kegiatan ini juga meningkatkan jalinan silaturahmi antara GP Ansor dan Banser dengan gereja. Dia berharap silaturahmi bisa tetap berlanjut dan terjaga atau terpelihara seterusnya.

Dikesempatan itu, Romo mengajak kepada seluruh masyarakat untuk saling bekerja sama mencegah penyebaran wabah Covid-19 dilingkungan masing-masing antara lain rajin mencuci tangan dengan sabun dan isolasi mandiri di rumah.

Kepada jemaat, untuk mencegah penyebaran Covid-19, ia mengimbau sementara tinggal dirumah dan beribadah dirumah sesuai imbauan keuskupan.

Dia menambahkan, sudah 3 minggu terakhir ini tidak melaksanakan kegiatan ibadah  di gereja lingkungan SMP Setia Budi Nanga Pinoh.