Dukung KLB Covid-19, DPRD Pangkas Anggaran

oleh -16 views
Wakil Ketua DPRD Melawi, Hendegi Januardi UY

MELAWINEWS.COM. NANGA PINOH – Pemkab Melawi melakukan proses pemangkasan atau efisiensi anggaran di APBD Melawi 2020 dalam menghadapi status Kejadian Luar Biasa (KLB) Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Melawi.

Besaran angaran yang dibutuhkan dalam penanggulangan KLB Covid-19 tersebut, Pemkab Melawi menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp 23,9 Miliar.

“Anggaran ini bersumber dari pemangkasan atau efisiensi pada sejumlah pos belanja barang dan jasa, termasuk perjalanan dinas hingga ATK di seluruh SKPD pada APBD Melawi 2020 untuk digeser ke alokasi anggaran penanganan dan penanggulangan Covid-19,” ujar Bupati Melawi, Panji, baru-baru ini.

DPRD Melawi pun mendukung keputusan Pemkab Melawi yang menetapkan status KLB Covid-19. Langkah tersebut dinilai tepat untuk menekan penyebaran virus corona mematikan tersebut di wilayah Kabupaten Melawi.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Melawi, Hendegi Januardi UY, Senin (30/3/2020) di Gedung DPRD Melawi, ditemui usai memimpin rapat internal pembahasan pemangkasan anggaran di Sekretariat DPRD Melawi Tahun Anggaran 2020 dalam upaya mendukung status KLB Covid-19 Kabupaten Melawi.

Hendegi menuturkan, bahwa pihaknya mendukung sepenuhnya penyisiran anggaran di SKPD termasuk di Sekretarkat DPRD yang menjadi kebijakan pemerintah setempat dalam menangani KLB Covid-19.

Legislator PAN ini menyampaikan, berdasarkan kesimpulan rapat pihaknya, maka anggaran di pos Sekretariat DPRD Melawi dipangkas sebesar Rp 949.700.000 atau 10 persen dari pagu belanja barang/jasa yang semula berjumlah Rp 9.457.164.200 di APBD Melawi 2020 pada pos Sekretariat DPRD Melawi.

Ia mengingatkan, agar Pemkab Melawi, terkait penggunaan anggaran dalam penanggulangan KLB Covid-19 nantinya harus dilaporkan kepada DPRD secara rinci mengenai pos-pos peruntukannya.

“DPRD mendukung segala daya dan upaya yang dilakukan demi menjaga keselamatan masyarakat Kabupaten Melawi dari penyebaran wabah Covid-19 ganas ini,” kata Ogi, akrab disapa itu.

Untuk itu pihaknya juga berharap kepada Pemkab Melawi, agar penanganan KLB Covid-19 ini, dari angaran yang tersedia, juga bisa disisihkan anggaran untuk bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak KLB Covid-19.

Ogi pun melihat rencana anggaran yang dialokasikan Pemkab Melawi untuk KLB Covid-19 adalah menyangkut masalah sisi kemanusiaan.

“Yang paling penting juga diutamakan adalah setiap pemangku jabatan dan kebijakan bisa bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, kordinasi yang baik untuk memerangi Covid-19,” pesannya.