Berbasis IT, Ulangan Hingga Ujian Sekolah SMAN 1 Belimbing Gunakan Gadget

oleh
Siswa SMA Negeri 1 Belimbing mengerjakan soal ujian menggunakan tablet Android

MELAWINEWS.COM, Melawi – Ada yang berbeda dalam pelaksanaan Ujian Satuan Pendidikan yang digelar oleh SMAN 1 Belimbing saat ini. Sebagian siswa mengerjakan soal ujian tidak lagi di atas kertas, namun langsung melalui perangkat tablet serta perangkat komputer.

Kepala SMAN 1 Belimbing, Nia Daniati, mengungkapkan penerapan teknologi informasi dalam aktivitas belajar mengajar, khususnya saat ujian atau penilaian akhir semester di sekolahnya  sudah berjalan sejak tiga bulan terakhir.
“Saat ini kami sedang melaksanakan Ujian Satuan Pendidikan bagi siswa kelas XII. USP ini tak lagi menggunakan kertas dan pensil, tapi sudah memakai perangkat gadget, yakni tablet Android serta perangkat komputer,” ujarnya.
Tablet yang digunakan siswa dalam ujian tersebut merupakan bantuan afirmasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalbar tahun 2019 lalu. Ada 136 tablet berbasis Android yang akan dipergunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, termasuk pembelajaran di kelas hingga penilaian akhir semester.
Nia, menerangkan khusus USP yang diselenggarakan SMAN 1 Belimbing, pihak sekolah juga menggunakan tablet serta perangkat komputer yang menjadi wahana bagi siswa untuk mengerjakan soal. Sekolah menggunakan aplikasi e-learning bernama iSprin. Tool yang dapat bekerja pada android maupun PC akan memudahkan guru dalam melakukan penilaian terhadap soal ulangan atau ujian.
“Aplikasi ini bisa diterapkan secara online atau offline. Tentunya akan memberikan kemudahan bagi siswa maupun guru dalam aktivitas belajar,” ujarnya.
Sejumlah siswa mengerjakan soal ujian dengan menggunakan perangkat komputer Operasi
Nia mengatakan, untuk kedepan, selain dalam ujian, penggunaan tablet juga akan dimanfaatkan untuk ulangan harian atau penilaian akhir semester. Guru tinggal meng-upload soal ke aplikasi dan penilaian juga bisa dilakukan dalam aplikasi tersebut.
“Hanya, untuk UNBK, kita masih menggunakan perangkat komputer saja,” jelasnya.
Ditambahkan Nia, dirinya berharap dengan adanya pemanfaatan gawai atau tablet dapat meningkatkan kualitas hasil belajar siswa serta juga pembelajaran bagi anak juga dibuat menyenangkan.
“Selain itu agar guru-guru  juga bisa mengikuti perkembangan teknologi,” katanya.
Nia juga menyampaikan terima kasih pada Disdikbud Provinsi Kalbar yang telah memfasilitasi penyediaan sapras berupa tablet serta 20 perangkat komputer pada 2019 lalu.