Motif Pembunuhan Sadis di Sidomulyo Karena Sakit Hati Dibilang Begini

oleh
Dalam keterangan press yang digelar di aula polres Melawi pada Rabu terungkap motif pembunuhan yang dilakukan tersangka terhadap kedua korban Sandi dan adiknya Syifa pada Senin malam lalu.

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH-Dalam keterangan press yang digelar di aula polres Melawi pada Rabu terungkap motif pembunuhan yang dilakukan tersangka terhadap kedua korban Sandi dan adiknya Syifa pada Senin malam lalu.

Tersangka mengaku sakit hati dengan korban. Tersangka DV pernah membawa kendaraan roda dua milik Iwan suami Ita yang juga ayah dari kedua korban, Sandi dan Syifa, tanpa izin tiga Minggu. Saat mengembalikan Iwan menyampaikan kata kata yang menyinggung tersangka.

Kata Suami korban (Iwan), masih hidup kau dan dijawab Dalam akun FB pelaku disebut masih hidup kok dibilang mati,” kata tersangka.

Selanjutnya, tersangka saat ke rumah korban, Sandi menyinggung tersangka soal kerupuk. Pada saat itu tersangka mencoba menawarkan kerupuk kepada Sandi, namun korban justru menjawab dengan perkataan yang kurang sopan sehingga menyinggungnya. Sandi bilang kerupuk harus dihabiskan kami tak Sudi makan bekasmu.

“Jadi motif utama sakit hati, tersangka niatnya baik untuk menawar kerupuk. Hanya kata kata korban Sandi jawabannya tidak diterima dengan baik” kata Kapolres.

Pada saat itu Pelaku bertamu ke rumah korban dan meminta BPKB yang sudah digadai dan lunas. Minta Wita Alias Ita mengambil BPKB yang ada di kamar. Saat mengambil BPKB pelaku memukul WITA.

“Karena menjerit pelaku kemudian melakukan pemukulan pada Sandi. Setelah itu tersangka kalap dan memukul Sifa. Pelaku masuk dan keluar dari pintu depan,” katanya.