Olah TKP Polres Tak Temukan Barang Hilang di rumah Korban

oleh
Polisi saat melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah korban Gang Keluarga desa Sidomulyo

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH-Polres Melawi menggelar olah TKP di rumah korban pembunuhan di Gang Keluarga, Dusun Sidomulyo, Desa Sidomulyo Kecamatan Nanga Pinoh, Selasa (18/2) siang. Sejumlah barang bukti diamankan termasuk pemeriksaan saksi juga telah dilakukan Satreskrim Polres Melawi untuk menemukan pelaku penganiayaan yang menewaskan kakak beradik, Sandi Purwanto (17) dan Aina Shifa (4).

Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi didampingi Kasat Reskrim Polres Melawi, AKP Primastya Dryan Maestro ditemui di TKP menerangkan jajaran Satreskrim Polres Melawi sudah melakukan pengecekan di rumah sakit serta TKP.

“Pemeriksaan beberapa saksi saksi sudah dilakukan sejak malam dan ada juga pengembangan terkait saksi baru. Kami juga akan cek lagi TKP lanjutan karena masih ada kekurangan kekurangan dan rencana juga mungkin besok kita juga melakukan kembali olah TKP,” jelasnya.

Tris menerangkan ada barang bukti yang sudah ditemukan untuk diamankan. Barang bukti ini juga akan diuji laboratorium. Sedangkan saksi yang diperiksa sebanyak empat orang, termasuk ayah korban. Direncanakan juga akan datang tim INAFIS dari Polda Kalbar untuk membantu proses penyelidikan dalam kasus ini.

“Kami juga mohon bantuan juga kepada masyarakat yang ada di sini mungkin tahu atau mendengar sebelum kejadian mohon saya diberikan masukan kepada kami,” pesannya.

Tris juga memohon doa dari masyarakat Melawi agar dalam waktu dekat kasus ini bisa terungkap baik pelaku maupun motifnya. Dalam pemeriksaan awal diketahui tidak ada barang yang hilang dari rumah korban.

“Begitu juga, tidak ada indikasi bahwa pelaku masuk secara paksa. Untuk motif belum bisa kita ketahui karena sekarang masih kita dalami untuk saat ini,” paparnya.

Sementara, istri Juandi, Wita (35) yang juga menjadi korban penganiayaan dimalam berdarah tersebut sudah dirujuk ke rumah sakit di Pontianak. Polres Melawi juga memberikan pengawalan dua anggota untuk mendampingi korban.

“Karena yang bersangkutan juga menjadi saksi kunci. Sementara ini kita belum ambil keterangan karena masih dalam pengaruh obat-obatan. Tunggu yang bersangkutan dalam kondisi sehat,” ujarnya.

Almarhum Sandi yang merupakan siswa kelas XII Madrasah Aliyah Baitul Mal Pancasila Nanga Pinoh tak lama lagi mengikuti UN tingkat SMA sederajat. Bersama sang adik, Shifa, keduanya dimakamkan di Pemakaman Natai Gunuk Desa Sidomulyo, Selasa sekitar pukul 11.00 WIB. Selain dihadiri kerabat dan masyarakat Sidomulyo, teman-teman Sandi dari MA BMP Nanga Pinoh turut serta hadir dalam pemakaman tersebut.