Baru Selesai Dikerjakan, Jembatan Gantung di Sokan Ambruk

oleh
Jembatan gantung di Desa Sepakat belum difungsikan, lantaran baru selesai dikerjakan tiba-tiba ambruk

MELAWINEWS.COM, MELAWI – Jembatan gantung yang baru selesai dikerjakan di Kecamatan Sokan, Kabupaten Melawi, ambruk, pada Sabtu (4/1) sekira pukul 11.00 WIB.

Jembatan gantung yang terletak di Desa Sepakat, Dusun Kedakal menghubungkan Desa Tanjung Sokan itu terbentang di atas permukaan air Sungai Pinoh seyogyanya merupakan salah salah fasilitas akses penghubung antar desa disana.

Informasi dihimpun MelawiNews.Com, pembiayaan jembatan gantung itu di danai melalui APBD Melawi 2019 dari   DPUPR sebesar Rp 950.408.000 dengan kontraktor pelaksana CV Karya Raya.

Dihubungi melalui selurer, Wakil Ketua DPRD Melawi, Hendegi Januardi UY mengaku kaget setelah mengetahui peristiwa roboh jembatan gantung tersebut.

Hendegi mengakui, pihaknya telah menerima laporan terkait robohnya jembatan tersebut, namun dirinya belum dapat memberikan informasi lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.

“Ya, informasi yang kita terima jembatan gantung itu roboh hari ini sekira pukul 11.00 WIB dari beberpa warga Sokan. Kita juga belum mengetahui apa penyebab roboh jembatan,” Kata Ogi biasa disapa itu, Sabtu (4/1).

Menurut informasi yang diterima, Ogi menyebut tidak ada korban jiwa pada peristiwa jembatan roboh itu.

Ia menerangkan, jembatan gantung tersebut baru selesai dibangun dan belum difungsikan hingga belum diresmikan atau belum ada serah terima kontraktor ke Pemkab Melawi melalui instansi terkait.

Senada dengan Ogi, dihubungi melalui selurer, Kepala Desa Sepakat, Edy Supriadi, juga mengaku kaget mendengar peristiwa ambruk jembatan gantung tersebut.

Ya juga menerangkan, belum mengetahui apa penyebab hingga roboh jembatan gantung  yang baru selesai dikerjakan itu.
“Maaf, saya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut soal peristiwa roboh jembatan. Kita tunggu saja pihak pelaksana kontraktor untuk memberikan keterangan apa penyebab roboh jembatan,” kata Edy Supriadi, Sabtu (4/1).

Berusaha untuk di konfirmasi melalui selurer soal peristiwa roboh jembatan gantung itu kepada Kepala DPUPR Melawi, Makarius Horong, namun nomor HP yang tersimpan tidak aktif.

Sebelumnya, Kepala DPUPR Melawi, Makarius Horong mengatakan, setiap nilai proyek dibawah Rp 1 miliar, ada kerjasaama pengawasan proyek melalui DPUPR dan Polres Melawi.