MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi terus menunjukkan kepedulian terhadap para relawan dan personel Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berada di garis depan dalam penanganan bencana tersebut.
Tak hanya melalui dukungan logistik, perhatian juga diarahkan pada kondisi kesehatan para petugas yang harus bekerja di tengah cuaca panas, kepulan asap, serta aktivitas pemadaman yang menguras tenaga.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan dan stamina relawan, RSUD Melawi bekerja sama dengan Pokja IV TP PKK Melawi membuka pelayanan infus vitamin gratis khusus bagi relawan Satgas Karhutla.
Ketua TP PKK Melawi, Raisya Sarbina Dadi, mengatakan pelayanan tersebut mulai dibuka pada Kamis, 3 September 2026. Layanan diberikan setiap Selasa, Rabu, dan Kamis, pukul 13.00 hingga 16.00 WIB, di RSUD Melawi.
“Pelayanan ini kami buka sebagai bentuk kepedulian terhadap para relawan Satgas Karhutla yang terus bekerja di lapangan. Mereka membutuhkan kondisi fisik yang prima karena tugas yang dijalankan cukup berat,” ujar Raisya, Kamis (3/9/2026).
Menurutnya, relawan yang terlibat dalam penanganan Karhutla memiliki beban kerja yang tidak ringan. Mereka harus melakukan pemadaman, pendinginan, pemantauan hingga penanganan di lokasi terdampak, sehingga kondisi kesehatan dan kebugaran menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.
Karena itu, Raisya mengajak para relawan Satgas Karhutla untuk memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut.
“Kami persilakan para relawan untuk memanfaatkan pelayanan ini. Harapannya, kondisi fisik mereka tetap terjaga sehingga dapat menjalankan tugas dengan baik dan tetap mengutamakan keselamatan serta kesehatan,” tuturnya.
Ia menegaskan, dukungan terhadap relawan tidak semata-mata berkaitan dengan peralatan dan kebutuhan operasional di lapangan, tetapi juga memastikan mereka mendapatkan perhatian terhadap kondisi kesehatan selama menjalankan tugas.
“Pelayanan infus vitamin gratis tersebut diharapkan menjadi salah satu bentuk dukungan konkret Pemkab Melawi dan TP PKK kepada para personel yang terus berjibaku menangani Karhutla di tengah kondisi musim kemarau dan dampak kabut asap,” tutup Raisya.
