MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH – Harapan masyarakat Kabupaten Melawi untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan pemerintah daerah tahun ini dipastikan tidak terwujud. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi resmi memutuskan untuk tidak membuka formasi CPNS pada tahun 2026.
Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, menegaskan bahwa tidak akan ada rekrutmen CPNS di lingkungan Pemkab Melawi pada tahun ini.
Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya optimalisasi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), seiring dengan kebijakan efisiensi fiskal daerah.
Menurut Bupati, efisiensi anggaran menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pengambilan kebijakan tersebut, khususnya dalam pengendalian belanja pegawai.
“Dengan berbagai pertimbangan, kami memastikan bahwa Pemkab Melawi pada tahun ini meniadakan rekrutmen CPNS,” tegasnya saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Melawi dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Pendopo Bupati, Rabu (8/4/2026).
Ia menegaskan bahwa kebijakan ini bukan berarti menutup peluang masyarakat untuk menjadi ASN. Namun demikian, kondisi keuangan daerah menjadi faktor utama yang harus dipertimbangkan secara cermat.
Bupati berharap, meskipun tidak ada rekrutmen CPNS pada tahun ini, seluruh ASN tetap mampu menjaga kualitas kinerja dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari penataan ulang prioritas pemerintah daerah, bukan penghentian permanen terhadap penambahan ASN di masa mendatang.
Menurutnya, dengan mengoptimalkan ribuan tenaga ASN dan PPPK yang ada saat ini, roda pemerintahan dan pembangunan daerah tetap dapat berjalan secara efektif.
Ia juga mengakui bahwa peniadaan rekrutmen tahun ini akan berdampak pada jumlah pegawai, terutama seiring dengan adanya ASN yang memasuki masa purna tugas.
“Dengan jumlah yang ada saat ini, targetnya tetap sama, yaitu pelayanan tidak boleh menurun. Itu yang menjadi ukuran utama,” pungkasnya.
