MELAWINEWS.COM, Melawi — Upaya meningkatkan kualitas keamanan pangan terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Pelatihan Keamanan Pangan Saji bagi Penjamah Pangan yang digelar di Graha Sukiman pada Minggu (5/4).
Kegiatan ini diikuti oleh para penjamah pangan yang tergabung dalam SPPG, dengan tujuan memperkuat pemahaman serta keterampilan dalam mengelola makanan yang aman, higienis, dan bergizi, khususnya bagi masyarakat dan anak-anak sekolah.
Ketua Yayasan Sosial Bhumyamca, H. Sukiman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjadikan SPPG yang dikelola dapat memenuhi standar nasional.
“Kami berusaha maksimal dan berupaya menjadi SPPG yang berstandar nasional. Kita berharap pekerjaan ini kita niatkan sebagai ibadah, sehingga kegiatan ini membawa keberkahan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah mengirimkan tiga orang untuk mengikuti pelatihan nasional di Jakarta sebagai bagian dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Melawi, Arif Santoso, mengapresiasi langkah tersebut. Ia menyebut bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama di Melawi, di mana seluruh peserta dalam SPPG diikutsertakan dalam pelatihan.
“Ini SPPG pertama yang mengikutkan seluruh peserta dalam pelatihan. Yang paling penting adalah pemahaman, karena semua yang terlibat memiliki peran penting, sehingga harus memiliki satu pemahaman yang sama,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar kejadian di daerah lain dapat menjadi pelajaran. Beberapa kasus seperti di Ketapang, serta adanya enam SPPG di Kalimantan Barat yang ditutup, termasuk satu di Melawi, menjadi perhatian serius.
“Ini tidak serta merta bekerja, namun merupakan komitmen bersama untuk meningkatkan gizi anak-anak didik kita,” tambahnya.
Selain itu, Arif juga mengimbau seluruh peserta untuk lebih bijak dalam bermedia sosial agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang dapat berdampak pada program yang sedang dijalankan.
Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh penjamah pangan mampu menerapkan standar keamanan pangan secara konsisten, sehingga memberikan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat dan mendukung tumbuh kembang anak yang lebih optimal.












