Melawi  

Dukung Program Prioritas Nasional, SPPG Yayasan Bahagia Santosa Raya Luncurkan Dapur MBG di Pinoh Selatan

SPPG Yayasan Bahagia Santosa Raya meluncurkan Program MBG melalui Dapur Yanulsa di Desa Manggala

MELAWINEWS.COM, PINOH SELATAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Bahagia Santosa Raya Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat, kembali resmi meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Dapur Yanulsa yang berlokasi di Jalan Provinsi Kota Baru, Desa Manggala, Kecamatan Pinoh Selatan, Melawi, Kamis (29/1).

Peluncuran ini merupakan bagian dari program prioritas nasional yang diinisiasi pemerintah pusat dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat di seluruh Indonesia.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Sekretaris Camat Pinoh Selatan, Wahyu Widodo, yang didampingi Ketua Yayasan Bahagia Santosa Raya, Iif Usfayadi, beserta para undangan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas dapur MBG.

Mitra SPPG MBG, Azzuar Kristiadi, menyampaikan bahwa kehadiran dapur MBG tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di Desa Manggala dan sekitarnya.

“Program ini kami rancang tidak hanya untuk pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi desa melalui penyerapan tenaga kerja dan pemanfaatan potensi lokal,” ujarnya.

Program MBG ini menargetkan sekitar 1.300 penerima manfaat, yang meliputi anak-anak sekolah, balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta dewan guru. Selain Desa Manggala, program ini juga menjangkau Desa Nanga Pintas dan Desa Mandau Baru.

Peninjauan dapur MBG
Azzuar menjelaskan bahwa menu MBG disusun oleh tenaga ahli gizi dengan memperhatikan prinsip gizi seimbang, terdiri dari nasi, tempe, sayur-mayur, buah-buahan, telur, ayam, serta bahan pangan bergizi lainnya. Seluruh perlengkapan dapur telah disesuaikan dengan standar nasional, termasuk dukungan armada distribusi.

“Kami berkomitmen mengelola dapur ini secara profesional sesuai standar nasional. Setiap kritik dan masukan akan kami tindak lanjuti sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan,” tehasnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan seluruh pemangku kepentingan agar program ini dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Ditempat yang sama, Ketua Yayasan Bahagia Santosa Raya, Iif Usfayadi, menyatakan bahwa tujuan utama program MBG adalah meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah, balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta dewan guru, sebagai upaya mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia.

“Program ini sangat strategis dalam mencerdaskan anak bangsa sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif, salah satunya dengan menanam sayuran, padi, dan produk pangan lokal lainnya yang nantinya dapat diserap oleh dapur MBG.

Iif menyampaikan, dalam operasionalnya, dapur MBG ini merekrut 30 tenaga kerja lokal yang bertugas mengelola dapur hingga proses distribusi. “Dengan berdirinya dapur ini, roda perekonomian masyarakat akan berputar dan mampu memberikan manfaat nyata melalui program makan bergizi gratis,” kata Iif.

Iif menambahkan, program MBG di Pinoh Selatan menargetkan produksi 1.300 porsi makanan per hari, dengan fokus pada peningkatan kualitas gizi, pencegahan stunting, serta penguatan ekonomi lokal.

Sementara itu, Sekretaris Camat Pinoh Selatan, Wahyu Widodo, menyampaikan apresiasi atas kehadiran program MBG di wilayahnya.

“Pemerintah kecamatan menyambut baik program nasional ini. Ini merupakan yang pertama di Pinoh Selatan, dan kami berharap ke depan penerima manfaat dapat terus diperluas sehingga anak-anak semakin sehat dan cerdas,” ujarnya.

Wahyu juga menegaskan pentingnya pelaksanaan program MBG sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Kegiatan launching turut dihadiri Kepala Desa Manggala, unsur Forkopimcam, para dewan guru penerima manfaat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, relawan, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), serta berbagai unsur undangan lainnya dilingkup Pemerintah Kecamatan Pinoh Selatan.