MELAWINEWS.COM, MELAWI – Ketua DPRD Melawi, Hendegi Januardi Usfa Yursa, mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan untuk segera mengeksekusi program dan kegiatan yang telah tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Melawi 2026.
Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2026 kepada OPD dan kecamatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi, Senin (12/1), di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Melawi.
“APBD ini adalah amanah rakyat. Karena itu saya minta seluruh OPD dan camat benar-benar bekerja secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat Melawi,” ujarnya.
Ogi, sapaan akrabnya, berharap seluruh program yang sudah direncanakan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, bukan sekadar serapan anggaran semata.
Ia pun mengingatkan agar seluruh OPD dan camat menjaga amanah yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya demi menyukseskan masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Melawi hingga tahun 2030 mendatang.
Selain itu, ia secara khusus menekankan kepada OPD penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar lebih maksimal dalam menggali potensi pendapatan daerah.
Menurutnya, optimalisasi PAD sangat penting untuk menjaga keberlanjutan pembangunan, terlebih di tengah adanya pengurangan transfer dana dari pemerintah pusat.
“Target PAD kita pada tahun anggaran 2026 sebesar Rp 104,5 miliar. Saya berharap target ini benar-benar dapat tercapai, bahkan bila memungkinkan bisa melampaui target,” ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada APBD Melawi 2026 terjadi pemangkasan transfer pusat ke daerah yang cukup signifikan, yakni mencapai Rp 261 miliar. Dia menilai peningkatan PAD menjadi salah satu solusi strategis untuk menutup kekurangan anggaran tersebut.
“Dengan adanya efisiensi anggaran melalui pemangkasan transfer pusat yang cukup besar, kita tidak bisa lagi bergantung sepenuhnya pada dana pusat. OPD penghasil PAD harus lebih inovatif dan berani menggali potensi yang ada di daerah,” ungkapnya.
“Saya berharap OPD yang menjadi penyumbang PAD dapat lebih kreatif dan serius menggali potensi sumber pendapatan daerah,” tambahnya.
Diketahui, APBD Melawi 2026 telah disepakati bersama dan ditetapkan dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda). Adapun total pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp 941.574.184.479, sedangkan total belanja daerah sebesar Rp 966.788.069.839.












