Melawi  

Pengurus IPIM Melawi Dilantik

MELAWINEWS.COM, NANGA PINOH-Pengurus Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kabupaten Melawi resmi dilantik pada Minggu (24/8). Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua IPIM Kalimantan Barat, Ustaz Muammar Khadafi, yang sekaligus memberikan sambutan.

Dalam sambutannya, Ustaz Muammar Khadafi menegaskan pentingnya peran imam masjid sebagai garda terdepan dalam memakmurkan masjid dan membina umat. Ia berharap para pengurus IPIM Kabupaten Melawi yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan serta menjaga marwah organisasi.

“Pengurus masjid diharapkan memberi perhatian kepada imam masjid. Marbot saja digaji, apalagi imam yang tanggung jawabnya lebih besar.

Ustadz Muammar juga mengutip bagaimana sabda Rasulullah Saw mengenai sentralnya peran dan tanggung seorang imam. “Al-Imamu dlamin. Seorang imam adalah penanggung jawab”, tegas Ustadz Muammar.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, H. Anuar Akhmad, dalam sambutannya berpesan bahwa imam masjid harus menjadi panutan dan teladan di masyarakat, baik dalam ibadah, akhlak, maupun pergaulan sehari-hari.

“Imam masjid juga harus upgrade pengetahuan, karena imam masjid terkadang juga menjadi tempat masyarakat bertanya, maka sudah selayaknya wawasannya harus luas” katanya.

“Mendengar nama IPIM, saya merasa obangga. Namun di sisi lain, kita berharap peran IPIM dapat lebih banyak menyentuh soal tata kelola imam masjid. Masih banyak di lapangan, satu masjid yang adzan dia, yang jadi imam juga dia, karena tidak ada jamaah lain,” tambahnya.

Pelantikan juga dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Melawi, dr. H. Ahmad Jawahir, yang hadir mewakili Bupati Melawi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada pengurus yang baru dilantik, serta berharap IPIM Melawi dapat berkontribusi dalam menjaga kerukunan umat beragama di daerah ini.

“Ipim memiliki peran penting sebagai fasilitator sertifikasi imam masjid. Dengan adanya IPIM, sertifikasi imam masjid dapat berjalan lebih terstruktur. Para imam yang sudah memiliki sertifikat nantinya bisa diajukan untuk mendapatkan gaji sebagai bentuk penghargaan atas peran mereka dalam memimpin ibadah,” ujarnya.

Ketua PD IPIM Kabupaten Melawi, Ali Wafa, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya menyoroti pentingnya pembinaan imam secara berkesinambungan. “Di lapangan masih ada imam yang bacaannya kurang fasih. Ini harus menjadi perhatian bersama agar ibadah jamaah lebih khusyuk. Kami akan merumuskan program-program pembinaan yang terarah untuk meningkatkan kemampuan para imam,” ujarnya.

Dengan pengukuhan ini, diharapkan PD IPIM Kabupaten Melawi dapat menjalankan program pembinaan yang lebih profesional serta memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat.