Warga Serbu Operasi Pangan Murah Berkualitas di Belimbing

oleh -15 views
Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya UY membuka operasi pangan murah di kantor Camat Belimbing

MELAWINEWS.COM, BELIMBING – Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalbar menggelar operasi Pangan Murah Berkualitas di Kantor Camat Belimbing, Selasa (6/4). Pasar murah ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok warga dari beras, telur, bawang, cabai hingga daging kerbau dengan harga terjangkau.

Dibuka Bupati Melawi, Dadi Sunarya, pelaksanaan Pangan Murah Berkualitas ini langsung diserbu masyarakat. Mengingat sebagian besar barang yang dijual dengan harga lebih miring.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat melalui Pasar Mitra Tani (PMT) yang telah berkontribusi atas terlaksana nya kegiatan gelar pangan murah di Kecamatan Belimbing,” ujarnya.

Dadi mengatakan Gelar Pangan Murah ini merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan harga pangan ditingkat konsumen atau stabilisasi harga pangan pokok, sehingga masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga terjangkau.

“Harga pangan yang berfluktuasi akan mempengaruhi kesejahteraan petani selaku produsen pangan maupun masyarakat luas selaku konsumen akhir. Karena itu stabilitas harga pangan menjadi salah satu tujuan prioritas dalam pembangunan nasional,” ujarnya.

Dadi turut berharap Gelar Pangan Murah ini bisa memberikan kemudahan masyarakat untuk memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau, khususnya untuk masyarakat di Kecamatan Belimbing.

“Saya juga berharap Dinas Kabupaten Melawi bisa melakukan seperti yang dilakukan dinas provinsi termasuk dalam mendirikan toko tani,” katanya.

Lilis Silvia, Kepala Seksi Distribusi dan Harga Pangan pada Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalbar dalam kegiatan ini menerangkan Gelar Pangan Murah dilaksanakan untuk mendekatkan akses pangan kepada masyarakat dengan harga yang terjangkau.

“Tujuan akhirnya adalah stabilisasi harga pangan,” katanya.

Lilis melanjutkan, banyak intervensi yang dilakukan dalam menstabilkan harga pangan. Mulai dari pelaksanaan Operasi Pasar atau Gelar pangan murah. Walau saat ini memang kondisi masih menghadapi wabah Covid-19, tidak mengurangi semangat instansinya untuk menggelar kegiatan tersebut.

“Yang terpenting tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Tetap menjaga jarak dan menggunakan masker. Termasuk kami juga yang melayani pembelian dalam pasar Pangan Murah ini menerapkan protokol kesehatan sesuai pesan gubernur,” jelasnya.

Dikatakan Lilis, intervensi pasar dan stabilisasi harga pangan sudah dilakukan setiap hari. Mendekatkan akses pangan dan bagaimana harga terjangkau bagi masyarakat melalui toko tani mitra. Barang yang tidak diproduksi oleh petani di Kalbar, Dinas Provinsi bekerjasama dengan distributor dan menjualnya dengan harga murah.

“Toko tani ini memutus mata rantai sehingga harga semakin murah. Toko Tani Indonesia Center khusus menampung hasil komoditas petani. Dari Gapoktan yang sudah kita bina seperti beras yang kita jual ini berasal dari petani kita. Harga murah ini tidak berarti barang tidak bagus. Tapi barang ini tetap berkualitas. Pembelian juga dibatasi agar tidak ada aksi borong,” katanya.

Berikut volume komoditi Gelar Pangan Murah :
1. Beras 4.500 ton
2. Gula 2.000 ton
3. Minyak Goreng 1.800 liter
4. Telur 8.000 butir
5. Bawang merah 300 kg
6. Bawang putih 300 kg
7. Kacang tanah 100 kg
8. Kacang hijau 100 kg
9. Daging ayam 100 kg
10. Daging kerbau 100 kg
11. Susu kaleng 240 kaleng
12. Mentega 300 fax
13. Bawang Bombay 100 Kg