Jasad Pelajar SMP Sayan Ditemukan Terapung di Sungai Pinoh

oleh -6 views
Warga dan personel Polsek Sayan membawa jasad korban tenggelam ke Puskesmas Sayan

MELAWINEWS.COM, Melawi – Jasad pelajar SMP di Kecamatan Sayan ditemukan terapung di Sungai Pinoh, Senin (15/2) sore. Pelajar ini sebelumnya dikabarkan hilang sejak Senin siang saat mandi bersama teman-temannya di sungai yang banyak dipenuhi riam ini.

Dari informasi yang diperoleh melawinews.com, pelajar SMPN 8 Siling Satap diketahui bernama Rahmad Khairul (12), tinggal di dusun Landau Bukung Desa Siling Permai Kecamatan Sayan. Keterangan yang didapat dari pihak kepolisian, Rahmad
sekira pukul 11.00 WIB mandi ke sungai Pinoh bersama teman-temannya.

“Teman-teman korban selesai mandi langsung pulang ke rumah masing – masing, korban masih tetap mandi dan bermain di sungai, dan hingga pukul 16.30 WIB korban belum juga pulang kerumah,” jelas Paur Humas Polres Melawi, Bripka Arbain, Selasa (16/2).

Setelah itu, ibu korban Eva Sari mencari korban ke lanting tempat korban biasa mandi, namun tidak melihat korban dan hanya menemukan baju dan celana korban, Eva kemudian memberitahukan suaminya dan tetangga sekitar rumah, selanjutnya oleh warga di lakukan pencarian dengan menyisir pinggiran sungai Pinoh sekitar Desa Siling Permai.

“Sekira pukul 17.20 WIB di dapatkan informasi bahwa ada ditemukan sesosok mayat terapung di tengah Sungai Pinoh sekitar Riam Kecakau Dusun Kepala Gading Desa Kerangan Purun kecamatan Sayan. Warga bersama petugas Polsek Sayan melakukan evakuasi terhadap jenazah korban yang terapung menggunakan empat buah speed jenis long boot kemudian membawa jenazah korban ke puskesmas untuk dilakukan visum dan penanganan selanjutnya,” terangnya.

Erik, Kadus Kepala Gading mengungkapkan penemuan jasad pelajar SMP ini berawal dari ketika sejumlah warga Kerangan Purun pulang kerja dengan menaiki perahu motor dari arah Pinoh ke Kerangan Purun.

“Sekitar pukul 17.20 WIB pada saat long boat melewati riam Kecakau Sungai Pinoh, salah satu penumpang longboat Suparman melihat ada sesosok seperti badan manusia dengan kondisi telungkup dan terapung ditengah sungai pinoh,” paparnya.

Kemudian long boat mendekati mayat yang terapung di tengah sungai, kemudian menggiring mayat tersebut ke arah tepi sungai menggunakan tongkat bambu, setelah itu warga menginformasikan pada Kepala Dusun Kepala Gading mengenai penemuan mayat tersebut, kemudian kadus bersama warga melaporkan ke Polsek sayan mengenai temuan mayat tersebut.

Humas Polres Bripka Arbain juga mengungkapkan pelajar yang ditemukan tenggelam memiliki riwayat penyakit epilepsi sejak berumur setahun.